
PATI – Operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi dilaporkan meluas ke Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dalam rangkaian OTT tersebut, Bupati Pati, Sudewo, dikabarkan ikut diamankan penyidik pada Senin (19/1/2026).
Informasi yang diperoleh menyebutkan, operasi ini telah berlangsung sejak Minggu (18/1/2026) dan dilakukan secara simultan di sejumlah daerah. Selain Kota Madiun, Jawa Timur, tim KPK juga bergerak di wilayah Kabupaten Pati dan mengamankan kepala daerah setempat.
Hingga kini, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait penangkapan Sudewo. Belum diketahui pula perkara apa yang melatarbelakangi OTT di Pati serta pihak-pihak lain yang turut diamankan dalam operasi tersebut.
Sementara itu, dalam OTT yang dilakukan di Kota Madiun, KPK lebih dahulu mengamankan Wali Kota Madiun, Maidi, bersama 14 orang lainnya. Dari total tersebut, sembilan orang, termasuk Maidi, dibawa ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam pengungkapan kasus di Madiun, penyidik turut menyita barang bukti berupa uang tunai senilai ratusan juta rupiah. Uang tersebut diduga berkaitan dengan praktik fee proyek serta pengelolaan dana corporate social responsibility (CSR).
Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu maksimal 1x24 jam untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan. Publik kini menunggu penjelasan resmi KPK, termasuk apakah OTT di Pati memiliki keterkaitan langsung dengan kasus di Madiun atau merupakan perkara terpisah dalam rangkaian operasi pemberantasan korupsi tersebut. ***