JAKARTA - Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia untuk SEA Games 2021 Vietnam, Ferry J Kono mengharapkan cabang olahraga (cabor) pencak silat menjadi penyumbang medali emas perdana bagi Merah Putih pada multievent dua tahunan paling bergengsi di ASEAN.

Hal itu disampaikan Ferry saat melepas keberangkatan Tim Nasional (Timnas) Pencak Silat Indonesia di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (7/5/2022) dini hari WIB. Sebanyak 31 orang, yang terdiri dari 21 atlet dan 10 official dari cabor pencak silat bertolak menuju Vietnam.

“Kami berharap emas pertama bagi Indonesia di SEA Games Vietnam bisa dipersembahkan oleh atlet-atlet pencak silat,” kata Ferry, Sabtu (07/05/2022).

Asa yang diutarakan Ferry bukan tanpa alasan. Pencak silat selalu menorehkan prestasi di multievent. Pada SEA Games edisi terakhir, pencak silat tampil sebagai juara umum dengan membawa pulang 2 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Bahkan saat SEA Games 2018 Jakarta-Palembang, pencak silat mendulang 14 emas dan 1 perunggu.

”Kami berharap prestasi yang sudah ditorehkan pencak silat dapat terulang lagi di SEA Games Vietnam),” ujar Ferry.

Pencak silat bakal memulai perjuangan di SEA Games pada 10 Mei Bac Tu Liem Sporting Hall, Hanoi. Pada hari yang sama, nomor seni regu putra, regu putri, dan ganda putra langsung berjibaku dalam perebutan medali.

Manajer pencak silat Maryatno mengatakan anak-anak latihnya dalam kondisi terbaik dan siap berjuang mengharumkan nama Merah Putih. Berbicara peta kekuatan, Maryatno mengatakan lawan terberat merupakan tuan rumah, Thailand, dan Singapura.

“Ada 21 atlet, target kami dapat emas. Mereka siap tempur untuk mengharumkan nama baik bangsa dan negara," jelas Maryatno. ***