SIAK - Suryadi (38) perantau asal Tanjung Balai, Sumatera Utara ini dinilai sukses dalam usahanya sebagai supplier TBS (Tandan Buah Segar) sawit di Kabupaten Siak, Riau. Atas usaha dan kerja kerasnya, ia mendapatkan hadiah sepeda motor Honda CBR 250 RR dari PT KTU (Kimia Tirta Utama), PT Astra Grup.

Memiliki Sepeda motor Honda CBR, kata Suryadi, memang sudah didambakan sejak masih remaja. Sayangnya, keinginan itu harus ditahannya karena ada kebutuhan yang lebih penting dari pada sepeda motor sport ini.

GoRiau Administratur PT KTU, Achmad Z
Administratur PT KTU, Achmad Zulkarnain menyerahkan hadiah Honda CBR 250 RR kepada mitra terbaiknya. (Foto: Ira Widana)
"Makanya ketika dikasih pilihan oleh PT KTU mau hadiah apa, ya saya pilih CBR 250 RR yang sudah saya dambakan sejak masih remaja," kata Ayah dari dua orang anak ini kepada GoRiau.com, Rabu (2/12/2020). 

Suryadi menjelaskan, hadiah dari PT KTU ini diberikan kepadanya sebagai reward untuk dirinya yang telah mencapai target sebagai supplier Platinum dengan target TBS Sawit diatas 2.000 ton per bulan.

"Jadi saya itu sudah berhasil memasok TBS sebanyak 3.000 ton per bulan, secara berturut-turut dalam 6 bulan terakhir. Untuk yang berhasil mencapai 2.000 ton per bulan juga dapat CBR, tetapi yang 150 CC," ujar Suryadi yang sudah bermitra dengan PT KTU sejak 4 tahun silam. 

Suryadi mengaku, PT KTU ini memang beda dengan perusahaan sawit lainnya di Kabupaten Siak. Dalam memasok TBS, tidak ada potongan volume setelah ditimbang.

"Di Astra grup ini non potongan, berapa buah yang masuk, ya segitu yang dibayar. Sementara ada PKS lain, volume buah yang masuk itu dipotong 5 persen saat penimbangan, katanya sampah dan lain-lain. Kalau di Astra ada tempat yang menyaring buah dan sampah ini, jadi yang diambil itu memang murni buahnya saja, sampahnya kita bawa kembali," katanya.

Dengan sistem yang transparan dan reward ini, kata Suryadi, ia semakin bersemangat untuk memasok TBS ke PT KTU sesuai dengan kriteria buah yang dibutuhkan perusahaan. 
"Kalau harga buah per kilogramnya di KTU hampir sama dengan perusahaan lainnya, tangkai tandannya harus pendek, buahnya harus mateng dan komedilnya 8 kg," sebut Suryadi.

Pengalamannya sejak remaja berteman dengan agen sawit dan pengusaha sawit, membuatnya terus belajar dan berusaha untuk memperluas jaringan.

GoRiau Foto bersama manajemen PT KTU,
Foto bersama manajemen PT KTU, Astra Grup saat penyerahan hadiah sepeda motor Honda CBR 250RR. (Foto: Ira Widana)
"Awalnya jatuh bangun juga merintis ini, tetapi kita harus berusaha dan mencari cara yang tepat untuk bisa mencapai titik ini. Alhamdulillah saat ini tidak hanya di KTU saja, saya juga memasok TBS di perusahaan lain," katanya.

Hadiah yang diterima oleh Suryadi ini merupakan program Amarta (2020) Apresiasi Mitra Terbaik Astra Agro. Untuk di PT KTU, anak usaha Grup Astra Agro Lestari yang berlokasi di Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Riau, Suryadi menjadi supplier pertama yang mendapatkan reward dalam program yang digulirkan sekali 6 bulan ini.

"Ini program kemitraan PT KTU. Mana mitra terbaik dan loyal serta bisa mensuplay buah dalam jumlah sesuai target selama 6 bulan berturut-turut," kata Administratur PT KTU, Achmad Zulkarnain usai menyerahkan sepeda motor Honda CBR 250 RR itu di rumah Suryadi. 
Ditambahkan Suyanto selaku PSAM Astra Wilayah Riau, program ini berlaku untuk siapa saja termasuk petani di lingkungan operasional KTU. Sehingga tidak ada halangan bagi siapapun untuk berkompetisi.

"Suryadi masih punya peluang untuk mendapatkan reward untuk periode selanjutnya, jika masih konsisten memasok TBS sesuai target perusahaan," kata Suyanto.

Reward ini, kata Suyanto hadiahnya tidak hanya CBR saja, ada umrah untuk suami istri bagi yang muslim, ke Roma untuk suami istri bagi yang non muslim.

"Hadiah ini sesuai dengan volume buah yang masuk. Itemnya ada, dan penerima kita berikan kesempatan untuk memilih hadiah ada juga hadiah pupuk sebanyak 20 ton dan lainnya," kata Suyanto. ***