
KAMPAR – Komunitas Pajero Sport Family (PSF) Chapter Riau meresmikan penggunaan Masjid Asy-Syam di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Sabtu (31/1/2026). Masjid yang dibangun di lokasi strategis dekat persimpangan Tol Pekanbaru-Bangkinang ini menjadi simbol kontribusi nyata komunitas otomotif bagi masyarakat.
Suasana bahagia dan haru menyelimuti keluarga besar PSF Chapter Riau karena rumah ibadah yang dicita-citakan ini berhasil rampung dalam waktu 1,5 tahun. Peresmian dilakukan langsung oleh inisiator pembangunan, Herry Cuaca, yang merupakan Ketua Umum PSF Nasional periode 2022-2025. Sejumlah pengurus PSF dari Sumatera Barat, Jambi, Kepri, Jakarta, hingga Jawa Barat turut hadir menyaksikan momen bersejarah ini.
Pembangunan Masjid Asy-Syam menelan biaya sekitar Rp2,5 miliar yang bersumber dari donasi para anggota PSF, sementara lahan yang digunakan merupakan tanah wakaf. Kehadiran masjid ini menjadi bukti komitmen komunitas mobil Pajero di Riau dalam memberikan dampak positif bagi umat.
Ketua Umum PSF Nasional, Hidayat, berharap rumah ibadah ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Riau secara umum, khususnya warga sekitar dan para pengguna jalan. Lokasinya yang dekat dengan akses tol dinilai sangat tepat bagi pengendara yang ingin beristirahat sejenak.
"Masjid ini menjadi kebanggaan kami sebagai komunitas mobil yang bukan saja berkegiatan *touring*, tapi juga bisa mewujudkan kegiatan bermanfaat untuk umat. InsyaAllah, Februari nanti menghadapi Ramadan, masyarakat dan anggota bisa salat tarawih serta buka puasa bersama di sini," ujar Hidayat.
Senada dengan itu, Ketua PSF Chapter Riau, Ade Hira Refelino, mengungkapkan rasa bangganya atas penyelesaian masjid yang didanai secara internal tersebut. Ia berharap pencapaian ini mampu memotivasi komunitas lain untuk melakukan hal serupa.
"Alhamdulillah bisa selesai. Kedepannya Masjid Asy-Syam akan menjadi pusat keagamaan PSF dan simbol keakraban keluarga besar kami di Riau," ungkap Ade.
Bagi Herry Cuaca, selesainya pembangunan ini merupakan momen yang sangat membekas. Ia mengenang bagaimana ide pembangunan masjid ini awalnya dianggap hanya sekadar wacana oleh sebagian pihak.
"Dulu kita bercerita mungkin hanya sekedar wacana, tapi sekarang terbukti solidaritas PSF Riau itu kuat banget. Harapan kami masjid ini terjaga, terpelihara, dan terpakai maksimal," jelasnya.
Setelah proyek masjid ini, PSF berencana melanjutkan agenda sosial lainnya, termasuk rencana membangun panti asuhan demi memberikan dampak sosial yang lebih luas bagi lingkungan sekitar. ***