PEKANBARU – Empat orang pengamen jalanan ditangkap Polsek Tampan, setelah melakukan pengeroyokan kepada pegawai Indomaret di Jalan Soebrantas, Kecamatan Tuah Karya, Kota Pekanbaru, Kamis (19/1/2023).

Kapolsek Tampan Kompol I Komang Aswatama mengatakan, korban atas nama Rahmat (24) melaporkan kejadian pengeroyokan itu terjadi pada Rabu (18/1/2022) sekitar pukul 05.00 WIB. Aksi pengeroyokan itu bahkan terekam CCTv dan sempat viral di media sosial.

"Dalam rekaman, satu orang pelaku membawa sebilah celurit ukuran 70 cm, sebilah pisau stainless dan sebuah gitar ukulele warna hitam. Pelaku juga terkam melempar tong sampah, batu dan kayu kepada korban," ujarnya.

Akibatnya, korban mengalami luka robek jari telunjuk dan ibu jarinya. Kemudian luka memar pada punggung dan bengkak pada bagian kepala.

"Korban sekarang dirawat di rumah sakit Awal Bross Panam," jelasnya.

Menurut keterangan korban, ia mengungkapkan pengeroyokan itu bermula saat korban menegur dua pelaku yang sedang tidur di teras Indomaret yang baru dibersihkan. Tidak terima dengan teguran korban, dia pelaku tersebut memanggil dia temannya dan kembali mendatangi korban.

"Pelaku masing-masing berinisial MT (20) dan RP (17) memanggil temannya sesama anak jalanan (pengamen) yakni pelaku RA (17) dan pelaku DK (16). Pelaku RA datang langsung menyerang dengan celurit dan ditahan oleh korban, saat mereka bergulat, korban dipukuli dan dilempari oleh pelaku lain," jelasnya.

Ia menyebut, saat ini keempat pelaku sudah diamankan dan akan diproses hukum dengan pengenaan Pasal 170 (1) KUHP dan pasal 2 UU darurat No 12 tahun 1951. ***