SELATPANJANG, GORIAU.COM - Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Zahwani Pandra Arsyad SH MSi, Jumat (13/5/2015) melakukan patroli udara. Patroli yang menggunakan helikopter ini untuk memantau dan memastikan apakah di Meranti ada titik api atau tidak.
Usai patroli udara, lelaki yang akrab dipanggil Pandra itu mengatakan bahwa Jumat itu tidak ditemukan titik api atau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). "Hari ini kami melakukan patroli udara untuk memastikan betul-betul titik karhutla," kata Pandra.
Ditambahkan Pandra pula, hasil dari pantauan di beberapa pulau se Meranti, tidak ditemukan adanya titik api (karhutla, red). Meski pada awalnya, di Pulau Rangsang ada terlihat asap, namun setelah helikopter memantau dari atas tempat munculnya asap, diketahui itu bukanlah lahan yang terbakar. Melainkan aktivitas warga yang ada di sekitar perairan. "Tadi ada asap, setelah kita perhatikan secara seksama, itu bukanlah karhutla, dan itu berada tidak jauh dari lokasi. Bayangkan saja, untuk api yang kecil, asapnya sudah terlihat seperti karhutla," ujar Pandra lagi.
Selain itu Pandra juga mengatakan sesuai dengan arahan dari Kapolri melalui Kapolda Riau, bahwa permasalahan Karhutla di Meranti harus betul-betul ditangani, harus konsisten. Untuk meminimalisir kebakaran di Meranti, pihak kepolisian sudah membuat imbauan. Tidak hanya itu, Polres juga menciptakan tim pemburu perambah dan pembakar lahan. Serta membuat tim pemburu pelaku kejahatan dan premanisme.
"Penanganan karhutla di Meranti senantiasa harus konsisten dan berkelanjutan. Kita telah imbau masyarakat agar tidak membakar saat membuka lahan dan juga telah bentuk tim pemburu perambah hutan dan premanisme untuk menciptakan kondisi yang aman di Meranti," tuturnya lagi.
(zal)