PEKANBARU, GORIAU.COM - Kampanye terakhir pasangan Cagubri-Cawagubri nomor urut 1 Herman-Agus di Lapangan Bukit Senapelan, Sabtu (31/8/2013) diwarnai nuansa relgius.


Diawali dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan membaca ayat Alquran, kemudian mengalun salawat badar dan doa dipanjatkan ustazd.


Jarang sekali kampanye seperti ini dilakukan calon-calon lain dalam Pemilukada di Riau, baik pemilihan bupati dan gubernur sebelumnya.


Terjadi keseimbangan antara nasionalisme dan religius. Karena bukan hanya lagu Indonesia Raya menggema, selain salawat badar juga hiburan band dan artis terkenal, seperti Raja, Anji Driv dan Selfi KDI. ''Ini sangat menyenangkan, hikmad tapi juga gembira,'' celetuk Warni Warga Sukajadi yang hadir dalam kampanye itu.


Semula memang dikabarkan akan hadir Ketua DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto, Ketum DPP Nasdem Surya Paloh. Namun karena satu dan lain hal, tokoh politik nasional ini, tidak hadir.


Yang hadir Ketua Umum DPP PBB MS Ka'ban, Sekjen DPP Gerindra H Ahmad Muzani, Sekjen Hanura, Suhandoyo, SH, serta jurkan lokal, seperti Ketua DPD Gerindra Riau Marwan Yohanis dan Zulkifli Wakil Bupati Kuansing.


Namun, ketidakhadiran sejumlah Ketua DPP partai itu, tidak mengurangi dahsatnya kampanye Herman-Agus. Lapangan Bukit menjadi lautan manusia oleh pendukung dan simpatisan serta masyarakat Pekanbaru.


Yel-yel dan teriakan dukungan terhadap pasangan cagubri-cawagubri Nomor urut I ini menggema.


Herman-Agus! Herman-Agus Gubenur Riau, Herman-Agus menang, Herman pemimpin Riau!. Pilih Herman-Agus teriak ribuan masyarakat.


Masing-masing jurkam mengajak memilih pasangan dengan slogan ''Teruji, Energik, Pengalaman, Amanah dan Taqwa'' ini, di lapangan yang dipadati belasan ribu massa tersebut.


Semangat kampanye makin terbakar begitu jurkam Nasioal Suhardoyo dari Hanura, jurkam nasional dari Genrindra dan SM Kaban dari PBB menyampaikan ajakan memilih Herman - Agus.


Suhardoyo dalam orasinya mengatakan, visi misi Herman-Agus sangat tepat sesuai selogannya TEPAT, dan program itu menggambarkan semua kepentingan masyarakat.


Sebab itu, jika Riau ingin berubah maka tepat memilih Herman sebagai Gubernur dan Agus Widayat sebagai Wakil Gubernur Riau perioden 2013-2018.


''Pasangan ini merupakan pasangan yang bersih, tidak korupsi dan amanah, itu juga menjadi alasan partai Gerindra memilih Herman Abdullah dan Agus Widayat menjadi pemimpin Riau,'' ujarnya.


Herman dalam orasinya mengajak masyarakat Riau untuk bersatu memilihnya. Ia mengatakan, jangan terpancing isu-isu yang miring yang tudingan mengarah kepadanya.


Jika ia duduk jadi pemimpin Riau cara-cara yang tidak beres akan diubah ke arah yang lebih baik. ''Ada orang yang tidak menginginkan saya memimpin Riau,'' katanya lantang.


Ia mengatakan, mereka akan meningkat infrastruktur jalan, jembatan dan lainya. Akan memberikan kartu Riau sejahtera dan pembangunan adil dan merata di setiap daerah," katanya.


Ia juga berjanji akan meningkatkan kesejahteraan pegawai negeri dan berupaya membantu petani dan nelayan di daerah ini. ''Banyak program yang bisa kita buat untuk meningkat kesejahteraan masyarakat,'' katanya.


''Meningkatkan sarana pendidikan dan kesehatan juga menjadi komitmen pasangan ini. Agus Widayat dalam orasinya mengatakan jangan ada keraguan memilih Herman-Agus, karena program kami jelas, dan akan dibuktikan jika masyarakat mempercayai kami pada 4 September mendatang," pungkasnya. (rls)