PEKANBARU - Kapasitas pemeriksaan spesimen swab di laboratorium biomolekuler, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad Pekanbaru, Riau, saat ini, telah mencapai 2.500 sampel sehari.

"Kapasitas pemeriksaan lab biomolekuler kita meningkat menjadi 2.500 sampel sehari. Namun, karena daerah masih mengirim ke kita semua, tentu nggak bisa diperiksa semua sehari. Misal, ada 5.000 sampel yang kita terima sehari, sedangkan kapasitas kita cuma bisa periksa 2.500 sampel sehari, tentu harus menunggu pemeriksaan sehari atau besoknya," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 di Provinsi Riau, dr Indra Yovie di Gedung Daerah Provinsi Riau, Senin (7/6/2021).

Sehingga, ia pun menyarankan agar kabupaten kota yang sudah memiliki lab PCR untuk memaksimalkan pemeriksaan spesimen swabnya, agar tidak mengantri di lab biomolekuler.

Jika pemeriksaan spesimen tidak menumpuk di lab biomolekuler provinsi, maka proses tracing dan tracking juga dapat dilakukan lebih cepat karena daerah tidak perlu menunggu antrian hasil pemeriksaan swab di provinsi.

"Seperti lab PCR di RSD Madani, Dumai, Inhil, silakan maksimalkan lab PCR-nya. Kalau kendala reagen, laporkan, bisa dibantu oleh BNPB dan provinsi," ujarnya. ***