PEKANBARU - Petani kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau kembali bisa bernapas lega. Nilai jual tandan buah segar (TBS) hasil panen mereka kembali menunjukkan tren positif dan menyentuh angka Rp3.994,10 per kilogram untuk periode Rabu (9/9/2026) hingga Selasa (15/9/2026).

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi memaparkan bahwa lonjakan harga tertinggi dirasakan oleh kelompok tanaman kelapa sawit yang memasuki umur 9 tahun.

"Kenaikannya mencapai Rp62,55 per kilogram atau sekitar 1,59 persen dari periode lalu, sehingga harga pembeliannya kini berada di posisi Rp3.994,10 per kilogram," rincinya.

Faktor Pendongkrak Harga

Penetapan harga yang rutin dilakukan setiap pekan ini mengacu pada Permentan Nomor 13 Tahun 2024 serta Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025. Selain itu, tim juga merujuk pada tabel rendemen terbaru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan.

Menurut Supriadi, pergerakan naik nilai jual komoditas andalan daerah ini tertopang oleh dinamisnya harga pasar untuk produk turunan kelapa sawit, yakni minyak mentah (CPO) dan inti sawit (kernel).

"Kenaikan harga TBS khusus bagi mitra plasma ini lebih kuat didorong oleh naiknya harga jual CPO serta kernel di pasaran," paparnya.

Tercatat, harga penjualan CPO pekan ini mengalami kenaikan sebesar Rp291,79 per kilogram, dan kernel bertambah Rp34,23 per kilogram dari pekan lalu. Sementara itu, komponen lainnya yakni indeks K dipatok pada level 93,51 persen dengan harga cangkang Rp17,98 per kilogram.

Untuk mengantisipasi adanya pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan, tim penetapan harga menggunakan nilai rata-rata tertimbang.

"Apabila ada PKS yang terkena validasi dua, tim akan menggunakan harga rata-rata dari KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp16.005,80 dan kernel sebesar Rp13.679," terangnya.

Komitmen Perbaikan Tata Niaga

Proses penetapan harga yang berjalan secara berkala ini tidak lepas dari upaya penataan sistem tata niaga perkebunan di daerah. Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim terkait terus mengevaluasi mekanisme yang ada agar proses jual beli berkeadilan bagi semua pihak yang bermitra.

Langkah penertiban administrasi dan pengawasan harga ini juga mendapatkan dukungan pengawalan dari berbagai instansi terkait.

"Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya serius dari seluruh pihak yang didukung langsung oleh Pemprov Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau," tegasnya.

Daftar Harga TBS Kemitraan Plasma Riau

Berikut adalah rincian lengkap harga pembelian TBS kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau untuk periode sepekan ke depan berdasarkan kelompok umur tanaman:

  • Umur 3 tahun: Rp3.075,87 per kilogram
  • Umur 4 tahun: Rp3.489,07 per kilogram
  • Umur 5 tahun: Rp3.698,57 per kilogram
  • Umur 6 tahun: Rp3.860,08 per kilogram
  • Umur 7 tahun: Rp3.943,06 per kilogram
  • Umur 8 tahun: Rp3.989,70 per kilogram
  • Umur 9 tahun: Rp3.994,10 per kilogram (Harga Tertinggi)
  • Umur 10-20 tahun: Rp3.972,52 per kilogram
  • Umur 21 tahun: Rp3.909,83 per kilogram
  • Umur 22 tahun: Rp3.849,66 per kilogram
  • Umur 23 tahun: Rp3.785,47 per kilogram
  • Umur 24 tahun: Rp3.715,08 per kilogram
  • Umur 25 tahun: Rp3.635,96 per kilogram
  • Umur 26 tahun: Rp3.587,97 per kilogram
  • Umur 27 tahun: Rp3.539,75 per kilogram
  • Umur 28 tahun: Rp3.492,79 per kilogram
  • Umur 29 tahun: Rp3.474,88 per kilogram
  • Umur 30 tahun: Rp3.459,95 per kilogram
***