BAGAN BATU – Hujan lebat disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Kota Bagan Batu, Kecamatan Bagan Senembah, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) selama lebih dari satu jam, Rabu (23/9/2026) malam, langsung memicu genangan air setinggi lutut orang dewasa. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat di sejumlah titik permukiman terganggu akibat luapan air yang mulai memasuki pelataran rumah.
Banjir mendadak ini terpantau merendam setidaknya tiga lokasi utama, yakni Perumahan Perumnas, Pajak Baru, dan sepanjang Jalan Pembangunan. Derasnya curah hujan sejak pukul 20.00 WIB membuat debit air naik dengan cepat. Mengantisipasi hal terburuk, warga setempat terpaksa bersiaga mengamankan perabotan serta barang-barang berharga dari genangan yang merayap masuk ke dalam rumah.
Seorang warga Bagan Batu, Rudi (32) mengungkapkan kecemasannya melihat debit air yang tak kunjung surut. Menurutnya, insiden ini bukan sekadar murni faktor alam, melainkan diperparah oleh buruknya sistem saluran pembuangan air di kawasan permukiman tersebut.
"Baru diguyur hujan satu jam lebih saja kawasan kami langsung terendam. Kami sangat khawatir volume air terus bertambah kalau curah hujan tidak mereda," keluhnya.
Kondisi drainase yang tidak berfungsi optimal memang menjadi sorotan warga. Tumpukan sampah rumah tangga yang dibuang sembarangan diduga menjadi biang keladi tersumbatnya selokan. Akibatnya, air limpahan hujan tidak mampu mengalir ke hilir dan justru berbalik meluap membanjiri akses jalan hingga kediaman penduduk.
Keresahan serupa turut dirasakan oleh warga lainnya, Edy (43). Ia mengaku tidak bisa tidur tenang dan memilih berjaga di luar rumah untuk memantau langsung pergerakan debit air. Bayang-bayang hujan susulan pada dini hari membuat warga diliputi rasa waswas.
"Kalau sampai ada hujan susulan malam ini, kami yakin genangan pasti makin tinggi. Makanya sebagian warga sekarang memilih bertahan dan ronda malam memantau situasi," urainya.
Hingga informasi ini dilaporkan ke redaksi, warga di kawasan penghasil kelapa sawit terbesar di Riau tersebut masih secara swadaya mengantisipasi dampak lanjutan banjir. Belum ada pernyataan resmi maupun tindak lanjut penanganan darurat dari Camat Bagan Senembah serta instansi terkait lainnya. ***


