BEIJING -- Pendiri Ali Baba, Jack Ma, muncul lagi ke publik setelah menghilang sekitar tiga bulan. Jack Ma menghilang setelah mengkritik sistim keuangan rezim Komunis China pada Oktober 2020 lalu.

Dikutip dari detikcom yang melansir CNBC, Rabu (20/1/2021), kemunculan Jack Ma terlihat melalui video di media sosial China. Dalam video itu terlihat Ma tengah berbicara dengan guru-guru pedesaan dalam acara yayasan amalnya, Jack Ma Foundation. Acara itu diselenggarakan untuk merayakan pencapaian guru pedesaan dan akan mendapatkan dukungan uang tunai.

''Jack Ma berpartisipasi dalam upacara online acara tahunan Pedesaan Pengajar Inisiatif pada tanggal 20 Januari,'' kata juru bicara Yayasan Jack Ma.

Kemunculan Ma ke publik memengaruhi perusahaannya. Saham Alibaba yang terdaftar di Hong Kong naik 5%.

Sebelumnya diberitakan, hilangnya Jack Ma diduga setelah memberikan kritik terhadap regulator keuangan China pada Oktober 2020. Sejak komentar itu, ia tidak terlihat sehingga menimbulkan spekulasi bahwa dia hilang.

Setelah itu, otoritas China tetap menindak perusahaan teknologinya, Alibaba dan Ant Group. Desember 2020, Administrasi Negara untuk Peraturan Pasar China membuka penyelidikan terhadap Alibaba atas praktik monopoli.

Regulator China juga meminta Ant Group untuk memperbaiki bisnisnya dan mematuhi persyaratan regulasi.

China pun terus menyelesaikan rincian undang-undang anti-monopoli untuk perusahaan teknologi yang lebih luas. China mendorong aturan baru tentang pinjaman mikro, termasuk ketentuan persyaratan modal untuk perusahaan teknologi yang menawarkan pinjaman.***