JAKARTA - Doni, pemuda 27 tahun, asal Cakung, Jakarta Timur, rela menggowes sepedanya menuju masjid Istiqlal Jakarta, untuk bergabung dengan para jamaah dan Ummat Islam dari seluruh daerah yang akan turut aksi "Bela Islam Jilid II" besok.

Tak tanggung-tanggung, Doni melakukan perjalanan dengan menggunakan sepeda Onthel selama 2 jam, dari rumahnya menuju Istiqlal. "Saya akan bergabung dengan saudara-saudara saya dari seluruh Indonesia disini. Saya nekat dengan sepeda kesini karena saya takut besok pasti jalanan macet mas," ujarnya kepada GoNews.co, Kamis (3/11/2016) malam, di depan pintu masuk Istiqlal.

Sepeda berwarna hijau ini juga dilengkapi dengan bendera merah putih, dan ditempeli tulisan "Tangkap Ahok" dengan menggunakan potongan karton. Ditanya apakah ini merupakan sensasi, Doni dengan tegas menjawab, "Tidak mas, ini saya lakukan murni karena saya ingin bergabung membela agama saya yakni Islam. Buat apa cari sensasi kalau agama kita dihina," ujarnya berapi-api.

Doni kepada GoNews.co juga mengatakan, bahwa aksi esok hari juga bukan aksi anarkis maupun aksi mencari popularitas. "Mas lihat sendiri pesertanya, mereka jauh-jauh dari luar daerah, ada yang sudah berumur, ada ibu-ibu juga, kenapa mereka bisa kesini? Karena mereka senasib dengan kita, dimana agama kita sudah dihina oleh saudara Ahok," ujarnya.

Untuk itu kata dia, pihak pemerintah dan Kepolisian harus segera menangkap Ahok dan memprosesnya secara hukum yang berlaku. "Saya percaya pemimpin negara ini masih punya hati, dan saya juga percaya bahwa sampai kapanpun ummat Islam akan terus menyuarakan kebenaran," pungkasnya. ***