PEKANBARU - Kakak-adik berinisial AW dan MR ini nyaris jadi bulan-bulanan warga Desa Kota Garo Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar Provinsi Riau, Senin (7/11/2016) pagi tadi. Keduanya diamankankan massa, saat hendak menjual laptop yang diduga hasil curian.

Beruntung, sebelum keduanya jadi sasaran amukan warga, Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat langsung mengevakuasi mereka, dan dibawa ke Polsek Tapung Hilir untuk menjalani proses pemeriksaan. Bahkan kedua aparat ini ikut turun menangkap MR yang berusaha sembunyi.

Kepolisian menyebutkan, awalnya AW berniat menjual laptop kepada salah seorang warga di sana. Namun, gerak-geriknya yang mencurigakan menimbulkan kecurigaan massa. Mereka menduga, laptop tersebut adalah hasil curian.

Atas alasan ini, warga lalu menghubungi Bhabinkamtibmas setempat, Bripka Fauzan Putra. Ia bersama dua Babinsa lalu mendatangi tempat di mana AW diamankan sementara oleh massa, dan mengintrogasi lelaki tersebut.

"Dia mengaku laptop ini milik adiknya. Kita masih dalami apakah benar itu hasil dari pencurian," ungkap Kapolres Kampar, AKBP Edy Sumardi P, melalui Paur Humas Iptu Deni Yusra, Senin siang.

Menindak lanjuti pengakuan AW, aparat pun langsung melakukan pengejaran terhadap adiknya, berinisial MR ini. Walhasil, pria kurus tersebut berhasil ditemukan, saat bersembunyi di semak tepian sungai, Desa Koto Garo.

Agar tidak jadi sasaran amukan warga, AW dan MR segera dibawa ke Mapolsek Tapung Hilir, untuk proses lebih lanjut. "Kita apresiasi, di mana warga segera menghubungi polisi saat menemukan hal mencurigakan, ini komunikasi yang bagus," singkat dia. ***