PEKANBARU- Personil Ditlantas Polda Riau berhasil mengungkap dan mengamankan ratusan pil ekstasi dari seorang pengendara yang melakukan pelanggaran lalulintas di Jalan Ade Irma Suryani, Kota Pekanbaru, Senin (29/7/2019) pagi.

Pengungkapan berawal saat tiga personel Ditlantas Polda Riau melakukan patroli rutin di seputaran Jalan Ade Irma Suryani sekitar pukul 10.30 WIB mendapati seorang pengendara yang lawan arus atau Forbidden.

"Jadi karena melakukan pelanggaran petugas menghentikan pemotor tersebut dan melakukan pemeriksaan. Saat diperiksa kendaraan yang digunakan tidak memiliki surat-surat lengkap dan gelagatnya itu sangat mencurigakan," ujar Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Riau, AKBP Eko Wimpiyanto kepada GoRiau com.

Benar saja, ketika di geledah petugas lantas menemukan diduga pil ekstasi sebanyak 889 butir dalam bungkusan plastik di balik jaket pada bagian perut pengemudi yang diketahui berinisial RJO (21) ini.

"Atas temuan itu petugas membawa barang bukti beserta pelaku ke kantor Ditlantas Polda Riau. Dari pemeriksaan awal yang dilakukan ternyata dia ini adalah seorang kurir," terang Wimpiyanto.

Selanjutnya setelah dimintai keterangan, barang bukti berserta pelaku diserahkan kepada Ditnarkoba Polda Riau untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut mengenai jaringan narkoba itu.

Ini adalah pengungkapan yang ketiga kalinya dilakukan jajaran Ditlantas Polda Riau sejak Wimpiyanto menjabat sebagai Kasubdit Gakum. Wimpiyanto mengatakan akan ada penghargaan kepada anggota Ditlantas Polda Riau yang berhasil melakukan hal lebih dari tupoksi sebagai Polisi Lalulintas.

"Ya sebagai motivasi dari pimpinan pasti ada reward ya berupa piagam penghargaan, apakah nanti ada diberikan hal lebih itu tergantung kebijakan pimpinan. Karena ini adalah suatu prestasi dimana petugas dilapangan dapat melakukan kegiatan diluar tugas pokoknya," tutur Wimpiyanto.

Terpisah Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Riau, AKBP Fadly Nuzir, mengatakan pelaku sempat mengelak ketika di tanya membawa apa. Tiba-tiba ada vidio call yang diduga adalah pengendali kurir narkoba ini.

"Setelah kita introgasi, pengakuan pelaku disuruh antar barang itu ke suatu tempat. Kita coba dalami nomor yang menghubungi itu, ternyata ada di Lapas Pekanbaru," terang Fadly.

Fadly membeberkan, pihaknya sempat melakukan pencarian ke kos-kosan rekan pelaku di daerah kecamatan Payung Sekaki, namun tidak menemukan barang bukti.

"Kita juga sempat lakukan pengembangan ke kos-kosan pelaku tapi tidak ada barang bukti disana. Hanya saja satu orang temannya kita bawa ke kantor untuk dimintai keterangan," tutup Fadly.

Selain pelaku dan barang bukti 889 butir pil ekstasi juga diamankan uang Rp.1.200.000, 2 unit hp, dua unit flashdisk, satu unit kendaraan roda dua jenis kawasaki ninja no pol BM 2291 FE ( di amankan di senapelan sbg bb tilang lantas ), dan kartu ATM BCA.***