PEKANBARU, GORIAU.COM - Tindak kekerasan terhadap wartawan kembali terjadi di Pekanbaru. Kali ini dialami Eddie Yusrie, wartawan sekaligus Pemred Melayu Pos, mendapat ancaman dan pencekikan dari Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Komunikasi Informasi (Dishubkominfo) Pekanbaru Syaibul. Saat ini kasus ini telah ditangani Polsek Lima Puluh, Pekanbaru.
Kepada wartawan, Jumat (7/12/2012), Eddy menceritakan peristiwa yang dialami tersebut. "Saya datang ke Dishubkominfo Pekanbaru pada hari Selasa 27 November 2012 dengan maksud meminta klarifikasi soal perpakiran kota Pekanbaru, saya datang sekitar pukul 09.10 Wib, tapi bukan dapat konfirmasi, malah saat ditemui, Kepala UPT Parkir Dishub Pekanbaru itu marah dan mengancam saya jika menaikan berita tersebut," terang Eddie.Tidak hanya itu, sebutnya, disaat marah-marah dan mengancam tersebut, Syaibul juga mencekik lehernya. Dengan kejadian ini, sambung Eddie, pihaknya sudah melaporkan Syaibul ke polisi.
"Saya telah melaporkan kejadian tindak pidana pengancaman dilakukan Syaibul ini ke Polsek Lima Puluh. Dengan bukti, Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor B/STPL/480/XI/2012/RIAU/RESTA PEKANBARU/SEKTOR LIMA PULUH. Laporan diterima KA.SPK I Aiptu Wagino tertanggal 27 November 2012," ungkapnya.
"Saya tidak terima akan kekerasan yang dilakukan Kepala UPT Parkir Dishubkominfo Pekanbaru Syaibul. Hanya karena saya membuat berita berjudul parkir liar menjamur di Pekanbaru, Ka UPT parkir tutup mata. Lalu saya diancam, ini tentu tidak dapat saya terima, sebab saya juga dicekiknya," kata Eddie.
Pimpred Melayu Pos kepada wartawan, Jumat (7/12) mengatakan, peristiwa itu berlangsung saat ia berniat mengkomfirmasi ulang masalah perparkiran di Kota Pekanbaru ke Syaibul selaku Kepala UPT Parkir. Dengan mendatangi kantor Dishubkominfo di Jalan Sutomo. Kemudian bertemu Syaibul, ia dimarahi dan diancam.
Terkait ini, KA. SPK I Aiptu Wagino saat ditemui Jumat (7/12) mengakui adanya laporan tindak pidana pengancaman yang dilaporkan Eddie Yusti YPP ke Polsek Lima Puluh. Laporannya itu sambung Wagino sedang dilakukan proses sebagaimana aturan hukum berlaku di negara ini. Kasus akan tetap diproses.
Sementara tempat terpisah, Kepala UPT Parkir Dishubkominfo Pekanbaru Syaibul ingin dikonfirmasi permasalahan ini tidak dapat ditemui di kantor. Begitu juga dihubungi ke seluler miliknya kendati aktif tapi tidak diangkat. Dikirimi SMS (pesan singkat,red) hingga berita diturunkan tidak dibalasnya. (rdi)