TEMBILAHAN-Wakil Bupati Indragiri Hilir (Inhil), Syamsuddin Uti mengungkapkan ruas jalan Tembilahan-Simpang Kuala Saka merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat melakukan peninjauan, Minggu (28/7/2019).

"Ruas jalan ini (Tembilahan – Simpang Kuala Saka) telah menjadi kebutuhan masyarakat, baik itu masyarakat yang berdomisili di sekitar ruas jalan, maupun masyarakat yang melintasi jalan, seperti masyarakat Kecamatan Batang Tuaka, GAS, Gaung dan lainnya," jelas Wabup.

Ia menilai, jika perbaikan ruas jalan Tembilahan-Simpang Kuala Saka yang titik lokasinya berada di sekitar Jalan Sungai Beringin tidak segera dilaksanakan, maka perekonomian masyarakat tersebut akan tersendat atau tidak lancar.

"Bagaimana masyarakat mau memanfaatkan jalan ini untuk membawa barang dagangan atau hasil jualannya ke Tembilahan dengan kondisi jalan yang rusak parah. Apalagi di musim hujan ditambah dengan air pasang. Maka itu, kita segera menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan masyarakat," tukas Wakil Bupati.

Pada peninjauan tersebut, Wakil Bupati juga menemukan adanya kebocoran pipa PDAM akibat penggalian guna pelebaran ruas jalan yang dilakukan. Untuk itu, ia berjanji akan segera menindaklanjuti kebocoran pipa agar tidak menjadi masalah baru bagi masyarakat kedepannya.

"Saya sudah minta kepada masyarakat sekitar dan pekerja, yang bocor itu tolong jangan dilalui dulu. Kalau sudah tertimbun susah nanti memperbaikinya," tuturnya.

Selanjutnya, ia juga mengingatkan pihak rekanan agar dapat menggesa penyelesaian pekerjaan perbaikan ruas jalan Tembilahan-Simpang Kuala Saka dengan tetap memperhatikan kualitas.

"Insha Allah, dalam waktu yang ditentukan, yakni 180 hari ruas jalan Tembilahan-Simpang Kuala Saka dapat rampung dengan kualitas yang baik. Saya tahu siapa kontraktornya, Saya bisa panggil,” katanya.

Ia juga mengatakan, bahwa dirinya senantiasa memantau keluhan masyarakat melalui media sosial, khususnya dalam persoalan infrastruktur jalan. “Saya selalu memantau. Seperti jalan ini sampai viral di (aplikasi media sosial, red)," lanjutnya

Lebih lanjut, Wabup meminta kepada masyarakat, terutama masyarakat pengguna jalan untuk dapat bersabar menjelang perbaikan ruas jalan Tembilahan-Simpang Kuala Saka benar-benar rampung.

Meski dalam kondisi tubuh yang tidak sehat ia tetap berupaya untuk menepati komitmennya ihwal perbaikan ruas jalan tersebut. Sesaat usai melakukan peninjauan Wakil Bupati pun beranjak menuju Pekanbaru untuk menjalani perobatan rutin.

Sebagaimana diketahui, nilai kontrak pekerjaan peningkatan ruas Jalan dan Jembatan Tembilahan-Simpang Kuala Saka adalah sekitar Rp7,1 Miliar dengan pelaksananya, PT Riau Rancang Bangun. Sumber pembiayaan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Riau.(Diskominfops Inhil)