SELATPANJANG, GORIAU.COM - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, melalui Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) tahun 2014 ini akan menyalurkan bantuan 400 Kg bibit bawang merah kepada sejumlah petani di Desa Gogok Darussalam, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Bantuan yang disertai sejumlah sarana pertanian itu bertujuan mengembangkan program pertanian bawang merah di Tebingtinggi Barat dan saat itu petani juga dinilai berhasil mengembangkan tanaman bawang.

Demikian disampaikan Kepala DPPKP Kepulauan Meranti, Yulian Norwis, saat meninjau lahan pertanian di Jalan Air Gemuruh, Desa Gogok Darussalam, Tebingtinggi Barat, Senin (14/4/2014) petang.Kata kepala dinas yang akrab dipanggil Icut itu, Kecamatan Tebingtinggi Barat sendiri telah ditetapkan sebagai Kawasan Sentra Pertanian, terutama sayur-sayuran. Maka dari itu pemda fokus mengembangkan daerah ini sebagai sentra sayur-sayuran.Ditambahkan Icut, petani di Desa Gogok Darussalam ini juga berhasil mengembangkan tanaman bawang merah di lahan 300 M2 dan mampu menghasilkan 500 Kg bawang Merah. Untuk itu, Icut juga minta petani mengembangkan lahan menjadi 12.000 M2 kemudian akan dibantu bibit 400 Kg dengan harapan petani bisa menghasilkan 2 ton bawang merah."Bantuan bibit tersebut sengaja terbatas. Agar nanti harga bisa stabil di pasaran. Jadi dengan bantuan itu nantinya, petani hanya tinggal mengolah lahan karena kita bantu komplit sarana pertanian, termasuk pupuk," ujar laki-laki yang akrab disapa Icut itu.Kedepannya, kata Icut, DPPKP akan mengirimkan petani-petani untuk belajar bertanam bawang di Brebes, Jawa Tengah. Sehingga para petani memiliki ilmu yang memadai dalam membudidaya bawang di Meranti dan bisa pula petani yang sudah dikirim ke luar daerah itu mengembangkan ilmu nya ke petani lain tentang bagaimana cara bertanam yang baik.Sementara itu, Camat Tebingtinggi Barat, Mulyadi, yang kebetulan hadir di hari yang sama menjelaskan, Desa Gogok Darussalam sudah lama dijadikan sebagai daerah pertanian dan cukup dikenal karena kesuburan tanah. Ia juga mengaku bangga, dengan upaya masyarakatnya untuk mengembangkan sektor pertanian."Alhamdulillah masyarakat kita sudah ada upaya untuk memulai. Meski belum mendapatkan perhatian mereka sudah menunjukkan upaya, apalagi setelah dibantu dinas pertanian," kata Mulyadi.Hadir dalam tinjauan sore itu, Sekretaris DPPKP Kepulauan Meranti Sihana, Sekretaris Pariwisata Ismail Arsyad,  sejumlah pejabat dinas pertanian dan para petani Desa Gogok.(zal)