SOLO - Meski ASEAN Para Games 2022 masih tiga hari lagi, Deputi IV Bidang Peningkatan Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Chandra Bhakti semakin yakin Kontingen Para Games Indonesia mampu mempertahankan gelar juara umum pada ASEAN Para Games 2022 Solo.

"Perolehan medali emas Indonesia terus melejit jauh meninggalkan negara lain. Makanya, saya semakin yakin Indonesia akan mempertahankan gelar juara umum pada ASEAN Para Games 2022 Solo nanti," kata Chandra Bhakti yang ditemui usai mengalungkan medali pemenang cabor para atletik di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Rabu (3/8/2022).

Hingga Rabu, 3 Agstus 2022 pukul 16.00 WIB, Indonesia memimpin daftar sementara perolehan medali ASEAN Para Games 2022 Solo dengan mengoleksi 64 medali emas, 48 perak dan 33 perunggu. Posisi kedua ditempati Thailand dengan mengoleksi 38 emas, 33 perak, dan 33 perunggu.

"Kita masih memiliki cabang-cabang olahraga unggulan yang akan memasok medali emas," kata Chandra Bhakti yang setiap hari terus mengunjungi venue-venue dan memberikan motivasi bagi atlet Indonesia yang akan bertanding.

Sama halnya dengan Chandra Bhakti, CDM Kontingen Indonesia ASEAN Para Games Solo 2022, Andi Herman. Keyakinan Andi Herman juga didasarkan pada perolehan medali emas yang melegakan dari harapan yang dicanangkan.

Dikatakan pula, memang terjadi banyak dinamika di lapangan, ada yang diproyeksikan dapat medali emas tetapi turun mendapat medali perak atau perunggu, namun sebaliknya ada yang diprediksi tidak dapat medali emas tetapi justru mendapatkan.

"Dinamika ada di lapangan, dan semua itu bentuk perjuangan para atlet. Ada yang diproyeksikan dapat medali tetapi turun demikian sebaliknya yang tidak diprediksi justru dapat diatasnya. Oleh karenanya empat hari kedepan ditambah atlet dalam kondisi siap bertanding, optimis target juara umum dapat tercapai," tambahnya.

"Mohon doanya, semoga target meleset, tapi meleset keatas, jadi perolehan medali emas bisa lebih dari 104," tutup Kajati Jateng itu.

Dalam jumpa pers kali ini juga menyertakan dua atlet yang berjuang, yaitu dari Para-Atletik pelari Saptoyogo Purnomo dan atlet Basket Kursi Roda (Wheelchair Basketball) I Komang Suparta.

Untuk Saptoyogo Purnomo memang tidak asing lagi di Para-Atletik yang sudah sering menghiasi olahraga disabilitas ini. Dua hari ini sudah menyumbangkan dua emas, dan target pribadinya tiga emas.

"Target personal saya 3 emas, sekarang sudah 2, yaitu kemarin 100M dan hari ini 200M. Besok akan ikut 400M semoga dapat emas, meskipun sebenarnya kalau dari target 3 emas itu yang satunya adalah estafet universal," jelas Sapto.

Untuk I Komang Suparta, meskipun belum mempersembahkan emas namun hari ini di 3x3 baru dapat perunggu dan di 5x5 turut mengantarkan Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja dan besok akan melawan Philipina.

"Kami sudah mempersiapkan ini selama 7 bulan, meskipun belum dapat emas bersyukur dapat perunggu. Dan untuk 5x5 tadi bisa mengalahkan Kamboja, dan besok lawan berat Philipina, tetapi karena ini permainan tim maka kami utamakan dulu kekompakan, semoga kemenangan kita peroleh," kata Komang. ***