BENGKALIS-Antrean kendaraan yang hendak menyeberang pada hari kelima lebaran Idul Fitri di pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis makin panjang meski 6 unit kapal dikerahkan, Jumat (6/5/2022).

Antrean kendaraan roda empat mengular sampai ke Polsek Bengkalis. Begitu juga antrean sepeda motor di pagi hari sempat mengular di luar jalur antrean.

Kepala UPT Penyeberang Bengkalis, Ferdaus Saputra, Jumat (6/5/2022) mengatakan, kondisi antrean kendaraan roda empat memang lebih ramai dibandingkan sehari sebelumnya. Ini dikarenakan kendaraan yang antrean semalam masih tersisa sebanyak 120 kendaraan di dalam jalur antrean.

GoRiau Antrean kendaraan roda dua yan
Antrean kendaraan roda dua yang hendak menyeberang di pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis, Jumat (6/5/2022).

"Semalam penyeberangan terakhir sekitar pukul 01.00 dini hari WIB masih menyisakan antrean di jalur antrean sekitar 120 kendaraan roda empat. Bahkan antrean di luar jalur antrean juga masih ada delapan puluh unit," terangnya.

Sisa antrean inilah yang diberangkatkan pada paginya, ditambah antrean kendaraan roda empat masih terus masuk hingga meluber ke jalan raya. "Kalau kita lihat memang hari ini puncaknya untuk kendaraan roda empat. Lebih banyak dari semalam," tambah Ferdaus.

Menurut dia, kondisi kapal yang melayani penyeberangan di pagi hari tadi sebanyak empat kapal. Menjelang jam 10 tadi dilakukan penambahan satu kapal lagi menjadi lima kapal.

"Siang kembali kita tambahkan satu kapal membantu penyeberangan. Jadi total enam kapal yang beroperasi melayani penyeberangan.

Meskipun enam kapal yang beroperasi, melihat jumlah antrean yang ada saat ini, hingga trip terakhir kemungkinan nanti masih akan menyisakan antrean juga.

"Kalau kita lihat antrean tadi sampai ke Polsek, jadi kemungkinan juga sampai nanti trip terakhir masih menyisakan antrean dan akan dilanjutkan besok," tambahnya.

Kepala Pos (Kapos) Pelayanan Operasi Ketupat Pelabuhan Roro Bengkalis Iptu Subekti Kasmandar mengungkapkan sejauh ini sampai hari kelima lebaran situasi masih dalam keadaan kondusif.


Pihaknya bersama personil gabungan operasi ketupat masih melakukan pengamanan. "Kita saling berkoordinasi dan tempatkan personil di titik titik masuk pelabuhan. Sehingga pengguna jasa tertib dalam memasuki antrean, sejauh ini tidak ada terjadi keributan," terangnya.

Menurut dia, jika ada kemungkinan keributan karena trobos antrean akan diselesaikan langsung di pos pelayanan. Kalau masyarakat kurang percaya dengan kinerja petugas pengamanan bisa melaporkan langsung kepada pihaknya.

"Memang keadaannya saat ini dalam keadaan sangat padat dan masyarakat cukup percaya kepada kami melakukan pengamanan dan tidak terjadi keributan," ujarnya.***