PADANG - Seorang perwira polisi menganiaya tiga bintara polisi di halaman Mapolres Padangariaman, Sumatera Barat pada Kamis (19/3/2020) lalu.

Dikutip dari Kompas.com, kasus tersebut sedang ditangani Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumbar.

''Saat ini oknum tersebut sedang dalam pemeriksaan Propam Polda Sumbar, untuk disel,'' kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Humas) Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto ketika dihubungi Kompas.com, Kamis (26/3/2020).

Stefanus menegaskan, oknum tersebut akan diproses hukum secara tegas. Menurutnya, hal itu telah menjadi perintah Kapolri Jenderal Idham Azis.

''Oknum perwira yang diduga melakukan penganiayaan terhadap bintara akan diproses hukum secara tegas, perintah Bapak Kapolri," ucap dia.

Stefanus menambahkan, pengambil video aksi kekerasan tersebut juga akan dimintai keterangan.

Sebelumnya, rekaman video yang memperlihatkan seorang oknum polisi memukul tiga bintara sempat beredar luas di media sosial.

Video tersebut salah satunya diunggah akun Facebook Firmansyah Padang TerapiStroke pada Rabu (25/3/2020) sekitar pukul 19.17 WIB.

Dalam unggahan tersebut ditulis ''penganiayaan yg tdk pantas terjadi di tubuh Polri di Polres Padang Pariaman Polda Sumbar yang dilakukan oleh Ipda Septian dwi cahyo yang mengakibatkan Personel masuk rumah sakit dan tidak sadarkan diri karena dipukul berkali kali menggunakan kopel keras di bagian yg sangat sensitif yaitu di bagian kepala #kapolri #kadivpropampolri #humaspolri''.

Stefanus menyebutkan, peristiwa itu terjadi pada Kamis (19/3/2020) lalu di halaman Mapolres Padangpariaman.

Kejadian itu berawal ketika tiga orang bintara itu terlambat datang sehingga diberi hukuman.

Seorang bintara yang dipukul dengan ikat pinggang harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangpariaman.***