PEKANBARU - Sebanyak 288 peserta yudisium Fakultas Hukum Universitas Lancang Kuning (Unilak) periode LIX, resmi dikukuhkan menjadi sarjana hukum di gedung Aula Pustaka Unilak, Kamis (3/10/ 2019).

Dihadiri Rektor Unilak Dr Hj Hasnati serta guru besar Unilak Prof Dr Sudi Fahmi, dekan fakultas hukum Dr.H.Iriansyah, wd I Dr. Suhendro SH.MHum, wd II Dr. Sandra Dewi,SH.MH, wd III Dr. Fahmi,SH.MH. Turut hadir ikatan alumni, mitra, dosen dan pegawai.

Dekan Fakultas Hukum Dr Iriansyah mengucapkan selamat kepada peserta yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan, dan diakuinya bahwa jumlah mahasiswa yang dikukuhkan tahun ini merupakan jumlah terbanyak selama 20 tahun.

"Ini merupakan jumlah terbanyak selama 20 tahun, diharapkan peran alumni memiliki kontribusi besar bagi fakultas untuk meningkatkan kualitas tamatan Unilak," kata Iriansyah dalam sambutannya di Gedung Aula Pustaka Unilak, Kamis (3/10/2019).

Iriansyah juga mengucapkan syukur atas mempertahankan mempertahankan akreditasi A dan semoga hal ini dapat diikuti oleh prodi prodi lainya.

Sementara itu, Rektor Unilak Dr.Hj.Hasnati meminta agar lulusan bisa menjadi sarjana hukum multidimensional, yakni sarjana dengan kualitas mental, moral, dan intelektual yang unggul, siap dan sigap dalam menghadapi tantangan serta berpegang teguh pada tujuh nilai Unilak.

"Apapun yang saudara lakukan diluar sana akan berimbas kepada Unilak, perbuatan baik dan kurang baik akan berimbas.Kiranya saudara dapat menjaga nama baik almamater. Membesarkan perguruan tinggi tidk mudah, semua perguruan tinggi bersaing saling berkebutan demi memajukan perguruan tinggi," harap Hasnati.

Di yudisium ini Rektor Unilak memberikan penghargaan kepada dosen dan pegawai yang telah mengabdi di fakultas hukum selama lebih 30 tahun kepada Dr. Iriansyah dan Ermawati.

Prosesi yudisium Fakultas Hukum Unilak kental dengan nilai-nilai budaya melayu, dimana di awali dengan silat, pantun, kemudian diiringi tarian persembahan.

Selain itu peserta yudisium pria menggunakan teluk belanga di padu songket dan yang perempuan menggunakan baju kurung.

Prosesi yudisium berlangsung lancar dan Pemuncak yudisium diraih oleh Megasari dengan IPK 3,90.***