JAKARTA, GORIAU.COM - Kabut asap akibat pembakaran lahan dan hutan sangat meresahkan di Provinsi Riau. Puluhan ribu warga di Riau sudah terganggu kesehatannya. Sekolah di Riau pun terpaksa meliburkan murid-muridnya.
Menanggapi hal itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise telah mengirimkan anak buahnya untuk meninjau kasus tersebut.
"Saya sudah mengirim anak buah saya ke Riau sehingga nanti dia bisa menyampaikan kepada saya hasil temuannya," jelasnya usai memberi sambutan dalam kampanye Stop Cyber Bullying di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (4/10).
Yohana mengatakan pihaknya juga akan bekerja sama dengan beberapa kementerian untuk memerangi bencana di Riau. Seperti kerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyelesaikan masalah pendidikan anak-anak di Riau.
"Jika itu berhubungan dengan anak-anak tidak bersekolah, kami akan berkoordinasi dengan Kementerian Pendidikan agar dalam keadaan apapun mereka harus bersekolah," imbuhnya.
Sementara itu, terkait dengan masalah kesehatan, Yohana juga akan bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan untuk menanggulangi banyaknya warga yang terganggu kesehatannya, bahkan meninggal.
"Sehingga akan dibuat juga kebijakan-kebijakan dengan kementerian terkait untuk memerangi bencana yang ada di Riau," ungkap Yohana.
Dia berpendapat, jika kabut asap di Riau semakin parah, maka ada kemungkinan untuk dilakukannya evakuasi.
"Kalau keadaan di sana sudah tidak memungkinkan, keputusan evakuasi pasti ada. Apalagi bagi anak-anak yang bersekolah, kami akan menempatkan mereka di tempat tertentu yang aman supaya mereka bisa bersekolah," tandasnya.***


