MADINAH, GORIAU.COM - Seorang jamaah haji asal Pekalongan Khumaisah binti Abdul Goni (62) melapor dijambret di sekitar Masjid Nawabi, Madinah. Sang jamaah mendapat bantuan untuk membayar dam, sementara biaya hidup sang jamaah akan ditanggung bersama-sama oleh jamaah lain.

Khumaisah berangkat dari embarkasi Solo dengan kloter 4. Dia mengaku menjadi korban penjambretan di area Masjid Nabawi. Pelakunya tak lain adalah orang Indonesia yang berpura-pura menjadi petugas haji.

Orang Indonesia bersegaram khas petugas haji itu pun menggondol uang saku sebesar 1.500 riyal yang diperoleh dari pengembalian BPIH Kemenag. Khumaisah pun hanya bisa menangis saat melapor ke petugas haji.

Khumaisah akan mendapatkan bantuan dari Provinsi Jawa Tengah yakni uang untuk membayar dam sekitar 500 riyal. Sedangkan living cost nya masih akan dibahas pembimbing ibadah bersama jamaah lainnya.

"Pukul 14.00 nanti saya akan ke pemondokannya di Sektor 3 untuk membahas dengan jamaah lain apakah bisa membantu untuk living cost-nya," kata konsultan ibadah ‎PPIH‎ di Daker Madinah, Abdul‎ Choliq.

Diharapkan para jamaah yang berasal dari satu daerah atau bahkan daerah lain dapat bahu membahu memberikan dana untuk Khumaisah yang baru beberapa hari sampai di Tanah Suci itu. Penyerahan dana bantuan itu akan dilakukan di Kantor Urusan Haji Indonesia Daker Madinah nanti malam waktu Arab Saudi.***