PEKANBARU, GORIAU.COM - Forum Camat se Kecamatan Kuantan Singingi (Kuansing) merasa tersinggung atas ucapan anggota DPRD Riau Marwan Yohanes yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Riau. Para camat secara khusus datang ke DPRD Riau untuk melaporkan etika yang bersangkutan ke Badan Kehormatan.
"Ini merupakan sebuah penghinaan bagi kami selaku camat di Kuansing, sebab untuk menjadi camat dibutuhkan sekolah dan pendidikan khusus. Bukan sembarangan orang yang duduk sebagai camat," ujar Ketua Forum Camat se-Kuansing, Yulfides kepada GoRiau.com, Jumat (2/10/2015).
Camat Kuantan Tengah ini sangat menyayangkan pernyataan Marwan, dimana guru menjadi dokter dan tukang sapu menjadi camat di Kuansing. "Kami datang ke sini terdiri dari 15 orang camat se Kuansing," kata Yulfides lagi.
Yulfides mengingatkan agar Marwan Yohanis dan tim sukses seluruh pasangan calon bupati tidak menebarkan fitnah dan hinaan saat berkampanye.
Sebelumnya pernyataan Marwan Yohanes disampaikan dalam orasi kamanye pasangan Bupati/Wakil Bupati Kuansing H. Mursini-Halim di Baserah pada 26 September lalu. Rencannya pertemuan camat dengan BK dan Komisi A DPRD Riau pukul 14.00 siang ini.(rul)


