SELATPANJANG, GORIAU.COM - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Kepulauan Meranti mengarahkan agar pihak Desa Centai Kecamatan Pulau Merbau, Kepulauan Meranti, Riau, segera berkoordinasi dengan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terkait maraknya penyalahgunaan obat batuk. Hal itu guna mencegah dampak buruk bagi yang mengkonsumsi obat batuk secara berlebihan.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan (Kabid Yankes) Diskes Meranti Ade Suhartian SH MM, ketika dikonfirmasi GoRiau, Jumat (2/10/2015). Menanggapi maraknya anak-anak mengkonsumsi obat batuk merk Komix secara berlebihan, Ade meminta pihak desa melapor ke Puskesmas.
"Kita sampai hari ini belum menerima laporan itu. Pihak desa harus segera berkoordinasi dengan Puskesmas setempat," kata Ade.
Terkait dampak dari penyalahgunaan Komix ini, Ade mengaku belum bisa menjelaskan secara detil. Sebab, menurutnya haru terlebih dahulu dilihat komposisi atau bahan-bahan yang digunakan untuk membuat Komix. "Yang jelas, kalau dikonsumsi secara berlebihan, pasti ada ada efek sampingnya. Namun, pemeriksaan itu harus melalui Balai POM," tambahnya lagi.
Meski demikian, mereka akan terus memantau agar kegiatan anak-anak di Desa Centai ini bisa dihentikan. Ia juga mengungkapkan akan memberikan penyuluhanke Desa Centai. "Koordinasikan secepatnya ke Puskesmas. Yang jelas, nanti kita adakan penyuluhan," tuturnya pula.
Dapat disampaikan, saat ini anak-anak kecil di Desa Centai marak mengkonsumsi Komix secara berlebihan untuk mabuk. Tindakan ini sudah berlangsung di sana. Selain itu, membeli Komix juga tidak dilarang.
"Kita cuma bisa mengimbau penjual agar tidak sembarang menjual obat batuk itu. Kalau memang yang membutuhkan ya silahkan, tapi kalau ada anak-anak membeli dengan jumlah yang banyak, patut dicurigai," ujar Kades Centai M Latif beberapa waktu lalu.(zal)