PEKANBARU - Berbagai program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat menjadi perhatian penting anggota DPR RI, Efendi Sianipar. Diantara program tersebut adalah bidang perkebunan, perikanan dan kehutanan.

Hal ini disampaikannya kepada awak media, Jumat (8/2/2019) di rumah aspirasi Efendi Sianipar, Pekanbaru, Riau.

Menurut Efendi Sianipar, anggota DPR RI Komisi IV ini, sebagai wakil rakyat, dirinya harus memperjuangkan aspirasi masyarakat daerah pemilihnnya, Riau, yang terdiri dari 7 Kabupaten/Kota yaitu Pekanbaru, Siak, Bengkalis, Meranti, Dumai, Rokan Hulu dan Rokan Hilir.

Peningkatan program pemberdayaan masyarakat harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. ''Kita harus meningkatkan program pemberdayaan masyarakat. Menjadi anggota DPR harus benar-benar mewakili rakyat. Anggota DPR harus menyatu dengan rakyat," ujarnya.

Ads
"Sebagai Anggota DPR RI, saya harus mempertanggungjawabkan apa-apa yang harus saya kerjakan di Riau. Kebetulan saya ditempatkan di Komisi IV DPR, yang didalamnya ada perkebunan, perikanan, peternakan. Juga bermitra dengan kementerian kelautan, ada budidaya perikanan tangkap nelayan, kehutanan dan Bulog beserta pangan,'' terangnya.

Di sektor pertanian, Efendi mencontohkan, dirinya melihat kualitas pemberdayaan dan taraf hidup petani harus semakin meningkat. Hal ini, sebutnya, sesuai dengan konsep Presiden RI Joko Widodo yang ingin terus meningkatkan kesejahteraan hidup para petani.

Di bidang peternakan dan perikanan, keberadaan bantuan berupa sapi, ikan lele yang ditunjang dengan sarana dan prasarana diharapkan pula ke depan akan sejalan dengan peningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tak hanya itu, berbagai pelatihan untuk kelompok-kelompok masyarakat, termasuk bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk sesuatu yang bisa berdampak bagi peningkatan penghasilan keluarga juga terus disosialisasikan kepada masyarakat.

''Sebagai wakil rakyat yang duduk di DPR RI, saat ini dan ke depannya, program pemberdayaan untuk lebih meningkatkan kualitas dan produktivitas masyarakat adalah hal yang harus terus dilakukan,'' jelasnya.

Dijelaskan Efendi Sianipar yang juga calon anggota DPR Ri daerah pemilihan Riau ini, persoalan kepedulian perusahaan dalam merekrtut tenaga kerja tempatan juga menjadi sorotannya.

''Perusahaan diharapkan lebih memprioritaskan warga tempatan. Tapi, bukan berarti kita mengkotak-kotakkan masyarakat, melainkan lebih pada memberikan kesempatan warga setempat untuk mendapatkan pekerjaan, sesuai kemampuannya,'' tegas Efendi.

Secara umum, sebagai wakil rakyat yang duduk di DPR RI, saat ini dan ke depannya, program pemberdayaan untuk lebih meningkatkan kualitas dan produktivitas masyarakat menjadi kebutuhan masyarakat, selain aspirasi soal lapangan kerja, jalan dan sektor ekonomi.

Sementara, saat dikonfirmasi terkait tahun politik, Efendi Sianipar menyerahkannya kepada masyarakat. Baginya, masyarakat Riau khususnya, sudah pintar dalm menilai kinerja. ''Masyarakat akan menilai kinerja kita. Pintarlah memilih DPR yang mau mendengar, memperhatikan, berkomunikasi dan bersinergi dengan masyarakat,'' harap Efendi.

Manfaat berpolitik, demikian Efendi, adalah memberikan sesuatu yang bermanfaat untuk kepentingan rakyat. ***