PEKANBARU, GORIAU.COM - Diskualifikasi yang diterima Riau pada pertandingan Minggu (24/11/2013) ketika Riau finis pada urutan pertama dari Panitia Pelaksana Pertandingan Kejuaraan Dayung Internasional Tanjung Pinang, Kepulauan Riau ternyata berdampak buruk terhadap mental para pedayung Riau.
Bagaimana tidak, pertandingan nomor Dragon Boat jarak 300 meter jelas-jelas memastikan posisi Riau finis urutan pertama tiba-tiba dianggap tidak sah oleh panitia. "Mental atlet kita kena, banyak yang mengatakan mogok bertanding," kata Pelatih Kepala Dayung Riau, Amin Zebo, Minggu (24/11/2013).
Untuk itu, Amin beserta jajaran pelatih lainnya telah mendatangi kediaman Walikota Tanjungpinang usai pertandingan tersebut, namun walikota sedang tidak berada di tempat. Rencananya Senin (25/11/2013) besok, tim akan mendatangi walikota lagi.
"Kita ingin melaporkan hal yang memalukan ini, karena kami datang sebagai peserta dengan menjunjung tinggi profesionalisme, namun apa yang kami dapat tidak sebanding dengan usaha kami," kata Amin.
Seperti diberitakan sebelumnya, saat Amin mendatangi panitia untuk menanyakan hal ini, tidak ada jawaban yang bisa diterima, bahkan tidak masuk akal. Namun dikatakan Amin, memang ada satu tim Angkatan Laut Tanjungpinang ikut turun pada nomor tersebut, namun gagal.
"Namun apa pun itu, kita akan tetap mempertanyakan hal ini. Besok (Senin, red) kami akan menjumpai walikota untuk melaporkan hal memalukan ini," sambung Amin yang mengklaim juga mendapat dukungan dari provinsi lainnya atas kecurangan ini.(tri)


