JAKARTA - Jejak pusaran dugaan korupsi tata kelola perkebunan dan industri sawit periode 2015-2024 semakin meluas menyentuh lingkaran elite politik. Proses penyisiran rumah mantan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, justru mengungkap keberadaan seorang anggota dewan aktif di lokasi kejadian.
Sosok wakil rakyat yang berada di rumah tersebut adalah Ananda Tohpati. Politikus Partai Nasdem yang berhasil melenggang ke parlemen dari daerah pemilihan Jawa Barat III itu merupakan putra kandung Siti Nurbaya. Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Syarief Sulaeman Nahdi, mengonfirmasi temuan penyidik di lapangan tersebut.
"Iya, di rumah SN. Iya, benar yang bersangkutan di rumahnya SN," ungkap Syarief saat ditemui di Gedung Kejagung, Jakarta, Senin (2/3/2026).
Meskipun telah menyita sejumlah barang dari kediaman mantan menteri tersebut, aparat belum menetapkan jadwal pemeriksaan resmi terhadap Siti Nurbaya. Korps Adhyaksa saat ini masih berkutat membongkar tumpukan barang bukti elektronik hasil sitaan. Fokus utama pengusutan tengah diarahkan pada kongkalikong pihak swasta terkait perizinan alih fungsi lahan.
"Itu semua lagi kita teliti dan kita melakukan pemeriksaan saksi-saksi terhadap beberapa orang swasta yang berhubungan dengan tata kelola sawit itu dalam khususnya adalah proses-proses pengalihan kawasan hutan. Jadi kami masih berproses," terangnya.
Demi mengurai benang merah rasuah sektor kehutanan ini, penyidik telah memeriksa lebih dari 30 orang saksi. Operasi pencarian bukti fisik sendiri telah dilangsungkan sejak Rabu (28/1/2026) hingga Kamis (29/1/2026). Tim bergerak serentak menyasar enam lokasi berbeda yang tersebar di wilayah Rawamangun, Kemang, dan Bogor.
Syarief sebelumnya telah memastikan adanya penyitaan sejumlah dokumen penting dan perangkat elektronik dari tempat-tempat tersebut, Jumat (30/1/2026). Ia juga meluruskan simpang siur informasi di tengah masyarakat mengenai objek utama dari megaskandal lingkungan ini.
"Ada beberapa yang nanya ke saya, apakah itu masalah tata kelola tambang? Itu bukan. Itu adalah penyidikan tata kelola kebun dan industri sawit," tegasnya.***


