JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Provinsi Riau Edwin Pratama Putra, SH terus tancap gas mengawal dan memperjuangkan sejumlah usulan pembangunan dari masyarakat dan pemerintah daerah di Riau ke pemerintah pusat.

Ia mohon do'a dari masyarakat Riau agar pemerintah pusat mengabulkan harapan masyarakat Bumi Lancang Kuning.

Pada Selasa (18/2/2020) kemarin Edwin langsung menyerahkan sejumlah usulan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Mochamad Basoeki Hadimoeljono usai rapat kerja antara Komite II DPD RI melakukan rapat kerja bersama Menteri PUPR dalam rangka membahas capaian program yang lalu, program lima tahun kedepan dan rencana Kementerian PUPR di tahun 2020 2021.

Ketika diminta tanggapannya, Rabu (19/2/2020) senator muda asal Bumi Lancang Kuning ini mengungkapkan bahwa sebagai wakil masyarakat dan daerah Riau, ia menyampaikan banyak hal krusial dan menjadi kebutuhan mendesak bagi masyarakat di tanah Melayu.

''Riau ini sudah menyumbang besar bagi negera, namun pembangunannya masih tertinggal jauh dari daerah lain, lebih dari empat juta hektare lahan perkebunan dan HTI menutupi Bumi Melayu, namun belum mendatangkan hal yang signifikan bagi kesejahteraan rakyat,'' kata Edwin.

Atas perjuangan ini Edwin minta do'a restu dari masyarakat Riau agar apa yang diusulkan ini dikabulkan Pemerintah RI sehingga berbagai ketertinggalan bisa terus dipacu dan kehidupan masyarakat Riau semakin sejahtera.

''Insyaallah dalam lima tahun kedepan kita kawal terus komitmen Kementerian PUPR. Mudah-mudahan kerja ini dapat menjadi amal ibadah dan mendatangkan kebermanfaatan bagi Provinsi Riau khususnya di 12 Kabupaten/Kota,'' ujarnya.

Dalam rapat kerja di gedung MPR/DPR RI itu Menteri Basuki didampingi Wakil Menteri Wempi Wetipo berkomitmen bersama dirjen, direktur dan seluruh jajaran membahas teknis perencanaan program pemerintah kedepan bersama mitra Komisi V DPR RI dan Komite II DPD RI.

Edwin menambahkan, usulan yang disampaikan ini berdasarkan hasil kunjungan kerja, reses beberapa waktu lalu dan berdasarkan rapat kerja bersama Pemprov Riau serta Pemkab/Pemko di Riau.

Adapun sejumlah usulan itu diantaranya pembangunan infrastruktur jalan nasional di Riau yang masih banyak perlu diperhatikan. Dikatakan, saat ini Riau masih menginduk di Balai Jalan II di Sumatera Utara. "Kedepan kita meminta Kementerian PUPR untuk tidak lagi hanya menaruh kantor perwakilan balai, tapi membuat balai jalan tersendiri bagi Riau. Alhamduliklah Pak Menteri langsung menjawab Insya Allah akan segera dibuat jalan tersendiri dan saat ini sudah merancang strukturnya," beber Edwin.

Usulan lainnya adalah perbaikan jalan yang menghubungkan Kabupaten Indragiri Hulu (Kota Rengat) dan Indragiri Hilir (Kota Tembilahan). Ruas jalan ini sering sekali mengalami kerusakan luar biasa, terakhir putus karena adanya abrasi.

''Kita meminta Balai Wilayah Sungai Sumatera III Riau agar diberi kewenangan untuk menganggarkan turap di Sungai Indragiri agar jalan akses menghubungkan dua kabupaten tidak lagi putus karena persoalan abrasi,'' imbuh senator muda asal Kota Bangkinang, Kabupaten Kampar ini.

Kemudian usulan penanganan abrasi yang terjadi di Kabupaten Bengkalis, Siak dan Kepulauan Meranti yang sungguh memprihatinkan. Abrasi ini mencapai 12 sampai dengan 14 meter pertahun. Ia meminta secara bertahap Kementerian membuat program jangka panjang untuk mengatasi hal ini. "Setiap tahunnya akan kita kawal bersama Kemenko Maritim dan Investasi," imbuhnya.

Selanjutnya Riau dinilai menjadi wilayah yang potensial bagi negara dalam mendapatkan sumber keuangan negara, namun hal ini berbanding terbalik dengan kehidupan masyarakat yang masih banyak rumah tidak layak huni. Ia menyebutkan, kuota Program Bantuan Stimulan rumah bagi masyarakat miskin harus ditingkatkan.

Terkait jalur dua yang menghubungkan Pekanbaru - Bangkinang menurut Edwin harus tetap menjadi prioritas Kementerian PUPR karena itu adalah jalan nasional.

''Alhamdulillah Menteri Basuki langsung menjawab bahwa hal ini dikomitmenkan untuk lanjut dibangun, demi lancarnya transportasi dari Bangkinang ke Pekanbaru atau sebaliknya,'' katanya.

Dalam usulan itu juga berkaitan adanya program rumah susun, revitalisasi pasar, waduk dan irigasi kedepannya akan dilaksanakan berdasarkan perintah presiden dan prioritas masukan dari DPR RI dan DPD RI.

Disamping itu Edwin juga menyampaikan bahwa ia juga akan mengawal pembangunan kawasan Tenayan Raya menjadi kawasan kota Industri dan pembangunan jalan lingkar Kota Pekanbaru. ***