SELATPANJANG, GORIAU.COM - Untuk mengawasi Pemilu Pileg 2014, Panwaslu Meranti berhasil mencari relawan sebanyak 1.650 orang. Relawan yang sebagian besar pemilih pemula ini akan dibekali dengan pelajaran politik.
Demikian diungkapkan Syaferdi, divisi pengawasan Panwaslu Kepulauan Meranti, ketika ditemui di kantornya, Kamis (20/3/2014).
Kata Syaferdi, untuk memantapkan lagi kepengawasan oleh relawan ini, Kamis itu pula Panwaslu telah menggelar rapat dengan koordinator relawan pengawas pemilu.
"Kita sudah beberapa kali menggelar rapat dengan mereka. Kita minta mereka buat jadwal agar kita bisa mensosialisasikan sistem kepengawasan ke relawan pengawas pemilu itu," kata Syaferdi.
Disampaikannya sosialisasi itu, nantinya relawan itu juga akan dibekali, baik tentang rapat umum, hari tenang, maupun saat menghitung. Relawan ini juga akan dilengkapi dengan id card, buku panduan kerja dan perlengkapan lainnya.
Syaferdi juga menjelaskan, Panwaslu sangat terbatas dalam hal mengawasi pesta demokrasi yang tidak lama lagi digelar. Untuk itu, informasi-informasi dari relawan ini sangat diharapkan, sebab kalau bukan masyarakat yang mengawasi siapa lagi.
"Pengawas ini buka kita saja, tangan kita tak sampai menjangkau semua tempat. Untuk itu kita mengharapkan informasi dari mereka. Untuk mendapatkan pemilu yang jurdil itu rasanya sangat susah, jadi kita akan meyakinkan ke mereka kalau bukan kita yang mengawasi siapa lagi. Semoga dengan adanya relawan ini, pemilu jurdil bisa lebih terwujud nantinya," tambah Syaferdi.
Selain membekali sistem pengawasan, demikian Syaferdi, relawan yang sebagian besar pemilih pemula itu juga akan diberikan pelajaran politik. Jadi, pemilih pemula ini akan betul-betul memilih caleg yang dianggap bisa membangun daerah bukan memilih berdasarkan kedekatan-kedekatan yang lainnya.
"Disamping mengawasi proses pemilu jurdil, kita juga arahkan bagaimana mereka bisa memilih itu dengan betul-betul mencari orang yang bagus dan siap memperjuangkan hak masyarakat. Itu lah gunanya kampanye dialogis, jadi bisa mengetahui apa program yang akan dibuat para caleg, sehingga pemilih pemula ini memilih bukan berdasarkan kedekatan," tuturnya lagi.(zal)

