PEKANBARU - Sesuai dengan Surat Gubernur Riau Nomor: 300/Pol PP/II/388, tanggal 25 Februari 2019, perihal ketentraman dan ketertiban umum di wilayah Provinsi Riau. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Riau melakukan razia sejumlah warung internet (warnet) yang ada di Kota Pekanbaru, Rabu (24/4/2019) hingga Kamis (25/4/2019) dinihari.

Hal itu dikatakan Kepala Satpol PP Riau, Zainal Z kepada GoRiau.com melalui Kasi Trantibum dan Dalmas, Ekadinata. Saat razia yang dilakukan Satpol PP ditemukan sejumlah warnet yang buka melebihi jam operasional yang sudah ditentukan.

"Razia ini anggota di lapangan dilengkapi dengan surat tugas, Nomor: 120/331.1/SPT/Bid.II/IV/ April 2019, tentang melaksanakan tugas operasi pengendalian ketertiban umum dan ketentraman masyarakat," kata Ekadinata.

Diceritakan Ekadinata, sekitar pukul 22.00 WIB, tim gabungan Satpol PP Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau berjumlah 60 orang, berangkat dari markas Satpol PP Pekanbaru dengan sasaran warnet yang berada disekitar Jalan Hangtuah.

Ads
Pukul 22.35 WIB, Satpol PP Pekanbaru yang berjumlah 30 orang dan Satpol PP Riau dengan jumlah yang sama, tiba di Warnet Sades dan 7 net di Jalan Hangtuah. Didapati warnet masih beroperasi diluar batas jam operasional.

"Pengunjungnya kebanyakan masih berstatus pelajar. Tim pun melakukan upaya tindakan penutupan warnet dan menyuruh pengunjung untuk pulang," ungkap Ekadinata.

Razia pun dilanjutkan, pukul 22.50 WIB, tim tiba di Warnet Nednet 3 Jalan Hangtuah. Didapati remaja sedang bermain game online. Tim melakukan tindakan penutupan, karena diluar batas jam operasional.

Pukul 22.57 WIB, tim tiba di Warnet Fals Net dan didapati masih beroperasi. Ditemukan remaja yang masih pelajar sedang bermain game online. Tim melakukan himbauan dan penutupan.

Pukul 23.03 WIB, tim tiba di Warnet Neos Game Center dan didapati remaja sedang main game online. Tim melakukan tindakan himbauan. Pukul 23.14 WIB, tiba di Warnet Super dan tim melakukan himbauan penutupan. Pukul 23.20 WIB, tim tiba di Warnet Citra Net Jalan Harapan Raya depan Alamayang, tim pun kembali melakukan himbauan dan penutupan.

"Beberapa remaja berlarian dan ditemukan beberapa barang bukti diduga bong alat hisap sabu alat dan bungkusan bekas sabu di dalam Warnet Citra Net," jelas Ekadinata.

Pukul 23.37 WIB, tim tiba di Warnet Neo Net Jalan Imam Munandar, ditemukan remaja bermain game judi online dan tim melakukan himbauan serta penutupan. Pukul 23.45 WIB, tim tiba di Warnet Boston Net Jalan Bukit Barisan. Tim melakukan himbauan dan penutupan.

Pukul 23.50 WIB, tim tiba di Warnet Mgie Net Jalan Bukit Barisan, tim melakukan tindakan himbauan dan penutupan. Pukul 23.58 WIB, tim tiba di Warnet GH Net Jalan Bukit Barisan dan melakukan himbauan, serta penutupan. Pukul 00.15 WIB, tim tiba di Warnet Aegis Net Jalan Harapan Raya dan melakukan himbauan, serta penutupan. Pukul 00.25 WIB, tim gabungan kembali ke posko Kantor Satpol PP Pekanbaru.

"Berdasarkan hasil patroli ke sejumlah titik di wilayah Kota Pekanbaru berjalan aman dan terkendali. Hal ini dalam rangka deteksi dini dan cegah dini terhadap potensi gangguan ketentraman dan ketertiban umum, guna memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi masyarakat disekitar warnet di Pekanbaru," ujar Ekadinata. ***