SELATPANJANG – Rumah Kreatif BUMN (RKB) Kepulauan Meranti, Provinsi Riau berkomitmen untuk kembali memberikan perhatiannya terhadap UMKM agar termotivasi untuk bertahan dan bangkit kembali dari keterpurukan perekonomian masyarakat akibat pandemi Covid-19.

Dalam hal ini RKB Kepulauan Meranti mengadakan kegiatan pelatihan dan pendampingan bertajuk Business Model Canvas bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dengan dengan trainer, Dian Pratiwi, Dosen Muda Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau.

Pelatihan ini juga bentuk pengabdian yang dilakukan oleh para dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau yang dihadiri Marhadi, Dian Puspita Novrianti, Mida Aprilina Tarigan, danCifebrima Suyastri.

Kegiatan yang dilaksanakan secara tatap muka ini digelar di Rumah Kreatif BUMN Kepulauan Meranti, di Selatpanjang, Minggu (7/8/2022).

Supervisor RKB Kepulauan Meranti, Adi Febriadi mengatakan bahwa pentingnya membangun kerja sama yang baik untuk meningkatkan kapasitas UMKM, untuk itu pihaknya bekerjasama dengan fakultas tersebut agar kedepannya bisa mengembangkan usaha milik masyarakat di kabupaten termuda di Riau itu.

"Rumah BUMN Kepulauan Meranti akan mempererat kerja sama dengan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau. Kedepannya bisa mengembangkan UMKM di daerah ini.Kami dari rumah BUMN juga berharap kerja sama ini terus berlanjut agar UMKM kepulauan bisa bangkit dan bersaing secara global. Kegiatan ini tidak lepas dukungan dari Pertamina, Pertamina Training dan Consulting," kata Adi Febriadi.

Dikatakan Adi, pelatihan bisnis model Canvas untuk UMKM ini sudah beberapa kali digelar melalui seri pelatihan online dengan trainer yang sama.

Sementara itu, Dosen Muda Ekonomi dan Bisnis Universitas Riau, Dian Pratiwi mengatakan Bisnis Model Canvas (BMC) merupakan alat dalam strategi manajemen untuk menerjemahkan konsep, konsumen, infrastruktur, maupun keuangan perusahaan dalam bentuk elemen-elemen visual. 

Konsep BMC ini mengandalkan gambar-gambar ide sehingga setiap orang memiliki pemahaman yang sama dan riil terhadap ide-ide konsumen mereka, pengeluaran biaya, cara kerja usahanya, dan sebagainya. 

Model bisnis ini mudah dibuat oleh para pengusaha UMKM, karena cenderung lebih dekat dengan pelanggan, mengetahui siapa pelanggan, dan bagaimana menjaga hubungan dengan pelanggan dengan diimbangi penjagaan proporsi nilai produk dan jasa yang ditawarkan.

Dikatakan Dian Pratiwi, pengabdian ini menitikberatkan kepada pembinaan UMKM sebagai garda terdepan perekonomian Indonesia terlebih lagi Kepulauan Meranti yang sangat potensial untuk mengembangkan sayap ke perdagangan Internasional.

Wanita kelahiran Selatpanjang itu juga mengharapkan sinergi antar lembaga terkait dengan institusi pendidikan sangat diperlukan untuk percepatan informasi yang tepat sasaran.

"Universitas Riau khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis sangat berterimakasih kepada Rumah BUMN Kepulauan Meranti yang telah menerima kami secara terbuka dalam kegiatan ini. Diharapkan akan ada keberlanjutan kerjasama ini dalam semangat gotong royong membina dan mengembangkan UMKM di kabupaten termuda di Riau ini," ungkapnya.***