JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan dugaan sementara modus dugaan pembunuhan Nenek Jeane di kediamannya, Kompleks Loka Permai, Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Minggu (27/5/2018) kemarin adalah perampokan.

Ia menjelaskan, berdasakan keterangan keluarga ada sejumlah barang berharga yang hilang saat aksi pembunuhan terhadap nenek berumur 78 tahun.

"Keterangan keluarga ada barang hilang saat kejadian. Baru cincin, liontin, kalung sama jam tangan (yang hilang), masih seputar itu," katanya di Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Ia mengakui saat ini, pelaku sudah diindentifikasi. Di mana pelaku berkisaran dua orang. "Sementara diduga, 2 orang (pelaku)," ujarnya.

Ads
Diberitakan sebelumnya, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas pelaku pembunuh nenek Jeane (78) di kediamannya, Kompleks Loka Permai, Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Minggu (27/5) kemarin.

"Sudah kita kantongi (identitas pelaku), tinggal ngebeli aja nanti," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (30/5/2018).

Diketahui, seorang nenek bernama Jeane (78) ditemukan tewas bersimbah darah di kediamannya, Kompleks Loka Permai, Grogol Selatan, Jakarta Selatan, Minggu (27/5/2018). Ia diduga korban pembunuhan.

Polisi masih mencari saksi-saksi dan juga barang bukti di sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP). Termasuk memeriksa Closed Circuit Television (CCTV) di sekitar kediaman Jeane.

Berdasarkan informasi yang dihimpun penyidik, lanjut Sujanto, Jeane sehari-hari beraktivitas sebagai ibu rumah tangga. Ia tinggal bersama kedua adiknya, Hanna dan Susan. Saat kejadian, kedua adik korban sedang ibadah di Gereja.***