PEKANBARU - Terkait rencana pemugaran tugu Adipura oleh Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ditanggapi positif oleh Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Tonny Hermawan R. Meski saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait hilangnya enam lempengan tugu Adipura tersebut.
"Kita masih menyelidiki pelaku pengerusakan dan diduga mencuri lempengan tugu Adipura tersebut. Kalau memang ingin dipugar, tidak apa-apa. Yang penting nanti, sebelum dipugar, kita foto dulu untuk kepentingan penyelidikan," kata Tonny saat berbincang dengan Goriau.com (GoNews Grup) di Mapolresta Pekanbaru, Senin (17/10/2016) siang.
"Karena, jika sudah dipugar, kondisi di TKP-nya pasti berubah. Kita juga sedikit kesulitan untuk mengungkap pelakunya. Karena tidak ada saksi dan bukti-bukti untuk mengetahui identitas pelakunya," sambungnya.
Kapolresta menambahkan, selain tidak cukupnya bukti yang bisa mengarah kepada identitas pelaku. Lempengan tugu Adipura yang hilang tersebut memiliki nilai ekonomis yang rendah.
"Bahannya dari lempengan kuningan biasa, sepertinya tidak mungkin juga untuk dijual kembali oleh pelakunya. Kita tidak berhenti, kasusnya masih terus diusut," tutup Kapolresta.***


