PEKANBARU - Progres pembebasan lahan di Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang diklaim sudah mencapai 90 persen. Dimana, proses ganti rugi lahan di ruas jalan sepanjang 40 kilometer tersebut sudah mencapai 33 kilometer.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Riau, M Syahrir, Jumat (8/1/2021). Ia menjelaskan, Jalan Tol Pekanbaru-Sumatera Barat yang berada di kawasan Provinsi Riau dibagi menjadi dua seksi, yaitu Pekanbaru-Bangkinang dan Bangkinang-Pangkalan.

"Untuk seksi Pekanbaru-Bangkinang ini progres ganti rugi sudah 90 persen atau 33 kilometer dari total 40 kilometer," ujarnya.

Sementara itu, ia juga menjelaskan bahwa pembebasan lahan juga dilakukan di Jalan Tol Pekanbaru-Jambi. Ruas tol ini juga dibagi dalam dua seksi, yaitu seksi Pekanbaru-Jambi dan seksi Pekanbaru-Rengat.

"Kita sudah lakukan penentuan lokasinya, yakni pada seksi Rengat-Jambi. Dimana akan kita lakukan juga proses ganti rugi lahan di seksi itu," terangnya.

Kemudian, Syahrir juga menerangkan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan melakukan sosialisasi pembangunan jalan tol di seksi Rengat-Jambi.

"Dalam pekan ini kita akan lakukan rapat koordinasi di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dan Indragiri Hulu (Inhu). Kita sudah tentukan SK penentuan lokasinya," paparnya.

Dilain tempat, Asisten II Setdaprov Riau Evarevita mengatakan, Pemprov Riau menargetkan untuk sosialisasi pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Jalan Tol Pekanbaru-Rengat pada Januari 2021 ini. Sosialisasi dilakukan di kabupaten/kota yang akan dilintasi seksi Pekanbaru-Rengat, yakni kota Pekanbaru, Kabupaten Pelalawan dan Kabupaten Indragiri Hulu

Saat ini Pemprov Riau sudah menerima dokumen perencanaan dan pihaknya tengah melakukan penelaahan dokumen tersebut. "Dokumen langsung diterima oleh pak Sekda bersama Kepala Dinas PUPR Riau," jelas Eva.***