PEKANBARU - Disaat orang lain berusaha dan bekerja keras untuk memiliki sebuah kendaraan beroda empat, seorang pemuda berinisial SA (21) ini malah memilih melakukan pencurian dengan kekerasan demi memiliki mobil.

SA merupakan seorang pemuda yang bekerja sebagai supir travel Pekanbaru - Sumbar, yang ditangkap tim Buser Polsek Tampan, karena mencuri mobil dan menikam driver mobil online menggunakan obeng sebanyak tiga kali ke bagian tubuh driver mobil online di Jalan Budi Daya Ujung, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, pada hari Sabtu (21/12/2019) lalu.

Bahkan saat ditangkap di Bukittinggi, Sumatera Barat pada hari Senin (23/12/2019) lalu ia sempat melawan dan mencoba melarikan diri dari kejaran petugas, karena telah membahayakan dan mengantisipasi SA melarikan diri, petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur pada bagian kaki AS, dan akhirnya AS dibekuk, kemudian dibawa ke Polsek Tampan.

Ketika ditanyakan mengapa AS melakukan pencurian itu, ia mengaku ingin memiliki mobil sendiri.

"Ingin memiliki mobil, lalu mobil itu akan digunakan untuk nambang atau untuk dijadikan mobil jasa angkutan supaya mendapatkan uang untuk bayar hutang,'' kata AS saat diinterogasi Kapolsek Tampan, AKP Juper Lumbantoruan di lobi Mapolsek Tampan, Kamis (26/12/2019).

Selanjutnya AS menceritakan bagaimana dirinya menganiaya korban saat itu, dengan cara menancapkan obeng ke kepala, wajah, dan punggung korban.

"Saya tusuk punggungnya awalnya, lalu dia melawan dan melukai wajah saya, kemudian saya tusuk ke arah kepala dan wajah, lalu driver itu lari keluar dari pintu sebelah kiri depan," terang AS.

Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 363 ayat 1 dan 2 ke 1  KUHP dengan . Ancaman hukuman 12 tahun penjara. ***