PEKANBARU – Ketersediaan bahan pokok menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah di Provinsi Riau dipastikan dalam kondisi aman dan stabil. Pemerintah Provinsi Riau terus melakukan pemantauan ketat guna memastikan distribusi sembako berjalan lancar hingga ke tangan masyarakat.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Provinsi Riau, Taufik OH, menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan kendala berarti dalam pasokan bahan kebutuhan pokok. Pihaknya menjamin rantai distribusi tetap terjaga meskipun sempat menghadapi tantangan cuaca.

"Pasokan sembako menjelang Ramadan di Riau masih stabil, dan kami terus memantau distribusinya," ujar Taufik OH kepada GoRiau.com, Selasa (27/1/2026).

Ia menjelaskan, hambatan distribusi sempat terjadi akibat bencana alam yang melanda sejumlah provinsi tetangga seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. Namun, kondisi tersebut kini berangsur pulih, sehingga aliran barang menuju Bumi Lancang Kuning kembali lancar.

"Alhamdulillah, pendistribusian bahan pokok dari provinsi tetangga sudah kembali normal, khususnya dari Sumbar," tambahnya.

Selain mengandalkan pasokan dari wilayah Sumatera, Riau juga mendapatkan suplai bahan pokok dari Pulau Jawa. Diversifikasi sumber pasokan ini menjadi strategi pemerintah daerah untuk mengantisipasi kelangkaan barang di pasar tradisional maupun modern.

Taufik OH optimistis kebutuhan masyarakat Riau menjelang Ramadan tahun 2026 dapat terpenuhi dengan baik tanpa adanya lonjakan harga yang ekstrem akibat kelangkaan stok. Kerja sama dengan berbagai daerah penyuplai terus diperkuat guna menjaga ketahanan pangan daerah.

"Dengan dukungan pasokan dari berbagai daerah, kami optimistis ketersediaan bahan pokok di Riau cukup dan stabil untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan," pungkasnya. ***