PEKANBARU - Puluhan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) DPC Pekanbaru kembali mendesak Kapolri melalui Polda Riau untuk menindak tegas pelaku penembakan terhadap mahasiswa saat demo di Kendari, Sulawesi Utara beberapa waktu lalu.

Pantauan GoRiau dilapangan, sekitar 70 mahasiswa ini merupakan gabungan dari Sekretariat PMII UIN, UIR, Unri, dan Unilak. Saat itu aksi demo berjalan dengan aman dan tidak terjadi bentrokan antara petugas kepolisian dan mahasiswa.

Nurul Fajri, selaku koordinator lapangan mengatakan, ada tiga yang menjadi tuntutan PMII DPC Pekanbaru kepada Polda Riau, diantarnya meminta agar tindakan represif oleh aparat kepolisian terhadap mahasiswa dihentikan, meminta Kapolri agar menindak tegas pelaku penembakan terhadap mahasiswa di Kendari, dan meminta agar tindakan tersebut tidak terulang kembali kepada masyarakat maupun mahasiswa.

"Alhamdulillah aksi kami diterima dan pihak Polda Riau tadi mengatakan siap mengakomodir tuntutan kami ke Mabes Polri kemudian agar pelaku penembakan segera di tindak oleh Mabes Polri," kata Nurul kepada GoRiau di depan Mapolda Riau, Jumat (4/10/2019) petang.

Selanjutnya setelah ditemui pihak Polda Riau, massa membubarkan diri dengan tertib. ***