PEKANBARU – Rencana pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Riau yang dijadwalkan pada 8 November 2025 dipastikan batal digelar.

“Belum, kami masih menunggu arahan dari DPP,” ujar Ketua Panitia Konferda DPD PDIP Riau, Suyadi, kepada GoRiau.com, Jumat (7/11/2025).

Suyadi menjelaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima jadwal resmi dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) terkait pelaksanaan Konferda tersebut. “Kami tegak lurus dengan instruksi DPP. Jadi, menunggu arahan saja,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD PDIP Riau, Kaderismanto sempat memperkirakan bahwa Konferda akan digelar pada tanggal 8 atau 9 November 2025. Namun hingga kini belum ada surat resmi dari DPP yang memastikan jadwal itu.

Wakil Sekretaris DPD PDIP Riau, Suyatno juga membenarkan bahwa belum ada keputusan dari DPP mengenai waktu pelaksanaan Konferda.

“Resminya tentu menunggu surat dari DPP. Kita sudah bersurat dan meminta penjadwalan, tapi sampai saat ini belum ada kabar,” ujarnya.

Menurut Suyatno, beberapa daerah seperti Provinsi Aceh, Riau, Kepulauan Riau, dan Bangka Belitung memang masih menunggu jadwal resmi pelaksanaan Konferda dari DPP.

Konferda PDIP Riau kali ini disebut-sebut akan menjadi ajang pertarungan antara Kaderismanto, yang kini menjabat Sekretaris DPD PDIP Riau, dengan Zukri, Ketua DPD PDIP Riau sekaligus petahana.

“Soal siapa yang akan menjadi ketua, nanti akan dibacakan saat pelaksanaan Konferda oleh pimpinan sidang dari DPP,” ujar Suyatno.

Meski begitu, ia tidak menampik bahwa peluang petahana masih cukup besar. “Kalau arahannya belum tahu pasti, tapi tentu yang masih kuat ya incumbent,” katanya.

Selain dua nama tersebut, kabarnya Kordias Pasaribu juga masuk dalam proses penjaringan calon ketua. Namun Suyatno menegaskan, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP.

“Namanya juga proses partai, semua yang terjaring ikut. Tapi siapa yang ditunjuk, itu nanti ditentukan DPP,” tutupnya. ***