SELATPANJANG, GORIAU.COM - Hingga saat ini, di Selatpanjang Ibukota Kabupaten Kepulauan Meranti masih sangat minim tempat hiburan. Tak jarang setiap ujung minggu (weekend), di Selatpanjang hanya bisa melihat laut.
Yang biasanya disebut laut, sebenarnya bukanlah laut yang luas dan memiliki hamparan pantai seperti laut-laut yang lain. Masyarakat Selatpanjang terkadang menyebut laut untuk Selat Air Hitam yang terdapat di antara pulau-pulau di Meranti.
Untuk di Pulau Tebing Tinggi, setidaknya ada 2 laut yang biasa didatangi pasangan muda-mudi maupun keluarga untuk bersantai. Yaitu, laut di Pelabuhan Dorak Selatpanjang, dan turap yang terdapat di laut Mekong.
Meski minim hiburan ini, bukan berarti Selatpanjang akan sepi pada weekend seperti Malming. Biasanya pasangan muda-mudi dan beberapa pasangan keluarga terlihat mengitari jalan-jalan yang terdapat di Selatpanjang. Terkadang mereka juga pergi ke laut Dorak ataupun pelabuhan-pelabuhan kecil yang menyediakan makanan dan minuman.
"Aktivitasnya palingan keliling, terus cari makan," kata Yeni, salah seorang perempuan yang ditemui sedang menikmati malam mingguan.
Sementara, pada sore harinya biasanya mereka mendatangi laut Dorak dan Turap di Laut Desa Mekong Kecamatan tebing tinggi. Di laut Dorak ini pengunjung bisa menikmati makanan ringan seperti jagung bakar, minuman seperti kemasan kaleng, botol, serta es krim.
Berbeda dengan turap di Desa Mekong. Di turap ini tidak ada tempat orang jualan makanan maupun minuman. Kebanyakan, pengunjung hanya duduk-duduk sambil menyaksikan laut lepas (Selat Melaka), atau hanya untuk berfoto menjelang pulang pada sore harinya. Sementara pada malam hari, turap di Desa Mekong ini sangat sepi.(zal)

