JAKARTA - Gubernur Riau Drs H. Syamsuar MS.i kembali memaparkan visi pembangunan Riau dalam 5 tahun mendatang dalam acara Halal Bihalal dengan Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ), yang digelar di Anjungan Riau, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Minggu (07/07/2019) malam.

Salah satu program pembangunan Riau 5 tahun mendatang yang ia ungkap Syamuar di hadapan seribuan Anggota PMRJ adalah Roll On Roll Off (RoRo) di Desa Insit Kabupaten Kepulauan Meranti Riau yang batal beroperasi Idul Fitri 1440 H kemarin.

Kemudian soal pengembangan sawit menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM), ekspor kelapa di Inhil dan Program ekonomo berbasis lingkungan dalam upaya meminimilasir kebakaran hutan di Riau.

"Jadi ada beberapa program yang sudah kita susun dengan Pak Edy Natar Nasution, yang kita harapkan bisa dilaksanakan dalam waktu dekat. Saat ini memang semua anggaran belanja daerah sudah diketok pada era Gubernur sebelumnya. Jadi kami berdua, bisa efektif untuk menganggarkan semua program itu di tahun 2020 mendatang," ujarnya.

Ads
Selain itu, Syamsuar juga menyinggung soal beberapa proyek besar di Riau yang saat ini sedang berjalan dan akan dimulai pembangunannya. Selain jalan Tol Pekanbaru-Dumai kata mantan Bupati Siak itu, juga ada pembangunan rel kereta api yang nantinya akan menghubungkan Riau dengan Sumatera Utara.

"Sesuai dengan visi Pak Presiden Jokowi untuk membangun Infrastuktur, dalam waktu dekat kita juga punya kereta api. Tahap awal akan menghubungkan Riau dengan Sumut. Mudah-mudahan nanti bisa terghubung di seluruh Sumatera," tandasnya.

Untuk diketahui, hadir juga dalam acara halal bi halal bersama Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ) itu, Sekdaprov Riau Ahmad Hijazi, tokoh masyarakat Riau Mambang Mit berserta istri, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol DR Gatot Eddy Pramono MS.i, dan Kepala Badan Penghubung Riau Jakarta, Fawani Delifia.***