PEKANBARU, GORIAU.COM - Ternyata hampir semua bangunan yang berdiri di Sekolah Menengah Atas (SMA) Plus Pekanbaru merupakan gedung lama yang dibangun sejak 1998. Hingga saat ini belum ada dilakukan renovasi terhadap sekolah dengan segudang prestasi tersebut.

Bangunan asrama juga terlihat mulai tidak nyaman. Hiasan platfon atas satu per satu terlihat sudah tidak rapi karena banyak yang copot. Kondisi ini terlihat saat Gubernur Riau (Gubri), H Annas Maamun melakukan peninjauan ke sekolah tersebut, Senin (14/4/2014).

"Jika memang diharuskan coba dilakukan renovasi," kata Gubri saat meninjau Ujian Nasional (UN) di sekolah tersebut.

Kedatangan Gubri beserta rombongan tepat saat ujian pertama selesai. Gubri menyempatkan diri bercerita dengan para murid dan guru. "Bagaimana ujian tadi," tanya Gubri kepada peserta ujian.

Bangunan SMA Plus berdiri sejak 1998 dan diresmikan Megawati Soekarno Putri. Sejak itu, belum ada renovasi mendasar yang dilakukan. Hanya perbaikan di beberapa titik yang harus cepat diselesaikan.

Gubri berharap, agar ke depan, pembangunan asrama jangan lagi seperti yang ada saat ini. Dimana dirinya menginginkan asrama dibuat seperti rumah petak. Karena terlihat lebih rapi dan nyaman.

"Kalau bangunan panjang seperti ini terlihat sempit dan padat. Karena semuanya di sini," ujar Gubri.

Sementara kalau dibuat seperti rumah, semua akan teratur. Dimana satu rumah bisa diisi 6-8 murid. "Itu akan lebih bagus dan rapi," tambah Gubri.***