PEKANBARU - Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) memberikan dampak langsung pada tingginya angka penerimaan siswa baru. Fasilitas pendidikan gratis berbasis asrama tersebut terus dikebut pengerjaannya demi menampung anak-anak dari keluarga miskin.

Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Syahrial Abdi menyebutkan bahwa lonjakan daya tampung tahun ini sangat bergantung pada penyelesaian infrastruktur tersebut. Fakta ini disampaikannya di sela-sela agenda peninjauan Open House Sekolah Rakyat di kompleks SRMP 3 Kota Pekanbaru, Minggu (14/6/2026).

"Kenaikan angka penerimaan tahun ini memang melompat jauh dari capaian tahun lalu. Hal ini dimungkinkan karena progres pembangunan fisik Sekolah Rakyat di Kuantan Singingi saat ini performanya sudah menyentuh 85 persen," papar Syahrial Abdi.

Ia menambahkan bahwa kompleks pendidikan di wilayah Kuansing tersebut ditargetkan bisa beroperasi penuh dalam hitungan bulan. Gedung baru ini akan difungsikan untuk proses belajar mengajar sekaligus fasilitas asrama.

"Ditargetkan siap dipergunakan secara fungsional untuk proses belajar mengajar serta pemanfaatan asrama pada Agustus mendatang," tambahnya.

Berkat selesainya fasilitas baru ini, kuota penerimaan siswa Sekolah Rakyat secara keseluruhan di Riau bisa melompat dari angka 150 anak menjadi 420 anak. Bangunan fisik yang memadai diharapkan bisa menjadi ruang edukasi yang nyaman bagi generasi muda Riau. ***