PEKANBARU - Seluas 30 hektare lahan terbakar di Desa Sungai Guntung Tengah dan Rantau Bakung  Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu, Riau terbakar. Polisi, TNI serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah sedang berupaya melakukan pemadaman di sana.

"Areal yang terbakar itu berbatasan dengan perkebunan PT Teso Kecamatan Rengat Barat. Ada dua helikopter yang membantu tim darat untuk melakukan water bombing," ujar Paur Humas Polres Indragiri Hulu Aipda Misran kepada Goriau.com, Rabu (21/8).

Kebakaran di sana terjadi selama dua hari sejak Selasa kemarin hingga hari ini. Polisi mendapat informasi titik api dari data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

"Adapun Lokasi yang terbakar lahan tidur atau semak belukar, indikasinya sengaja dibakar. Petugas Reskrim sedang menangani kasus kebakarannya," kata Misran.

Pemadaman dipimpin langsung Kapolres Inhu AKBP Dasmin Ginting dan 40 personel Polres Inhu, 15 dari Polsek Rengat Barat, 5 personel TNI, 25 orang BPBD Inhu dan masyarakat 7 orang.

Alat yang kita gunakan berupa 3 unit mesin robin milik BPBD, 2 mesin robin dari PT Teso, serta selang untuk penyemprot air, juga 2 helikopter untuk melakukan water bombing atau bom air.

"Kebakarannya di dalam tanah dan sebagian permukaannya. Jenis tanah yang terbakar ada yang gambut ada juga tanah mineral," ucap Misran.

Kendala dan hambatan yang dihadapi petugas gabungan seperti sumber air untuk pemadaman sudah tidak ada lantaran musim kemarau. Sehingga pemadaman dengan menggunakan mesin robin dihentikan.

"Air di kanal sudah mulai kering, karena beberapa pekan ini tidak ada hujan yang deras. Sampai saat ini api masih menyala dan masih dalam pemadaman menggunakan helikopter dengan cara water bombing," kata Misran. (gs1)