PEKANBARU - Anggota Komisi V DPRD Riau, Ade Hartati Rahmat ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan vaksinasi bersama para petinggi daerah di Riau, yang digelar oleh Dinas Kesehatan di RSUD Arifin Achmad, Kamis pagi (14/1/2021).

Kepada GoRiau.com, Politisi PAN ini mengaku dirinya biasa saja baik sebelum disuntik maupun disuntik apa-apa, dia menyebut sama saja seperti disuntik biasa, bahkan sampai pukul 12 ini dia masih merasa aman.

"Ya tidak ada rasa takut, setelah divaksin kan kita harus monitoring dulu 30 menit, alhamdulillah sampai sekarang baik-baik saja dan saya sudah dibolehkan pulang, tadi penyuntikan jam 10," ujar Legislator Dapil Pekanbaru ini.

Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk bisa mendukung program vaksinasi dari pemerintah pusat ini, karena vaksinasi ini merupakan ikhtiar. Ikhtiar, sambungnya, harus dilakukan secara bersama sehingga masyarakat harus yakin bahwa tujuan vaksinasi ini baik.

Dari beberapa kali diskusi dan sosialisasi terhadap vaksinasi ini, Ade mengatakan bahwa vaksin jenis sinovac ini meningkatkan imunitas tubuh sebanyak 65 persen, dan itu sudah cukup membantu dalam mencegah penularan Covid-19.

"Jangan lupa untuk terus terapkan protokol kesehatan, karena segala upaya harus kita lakukan. Jadi jangan karena vaksin ada, kita lupa sama prokes," tuturnya.

Langkah selanjutnya, sambung Ade, pihaknya akan terus mengawal program vaksinasi ini, dimana vaksinasi ini akan segera dilakukan kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) sesuai intruksi presiden.

"Yang pertama kan sudah dilakukan dari presiden sampai ke tokoh masyarakat di daerah, tujuannya untuk meyakinkan masyarakat bahwa ini baik-baik saja dan ini fungsinya melindungi masyarakat," jelasnya.

"Nakes di Riau kan masih 50 persen yang dapat vaksin di gelombang pertama ini, nanti 14 hari lagi 50 persen juga akan didistribusikan. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, karena ini sudah dinyatakan halal oleh MUI dan aman oleh BPOM," tutupnya.

Sebelum Ade Hartati, penyuntikan perdana dilakukan kepada Danrem 031/WB, Brigjen TNI M Syech Ismed. Setelah Danrem, dilanjutkan ke Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau Daru Tri Sadono. ***