BENGKALIS-Berkat kerja keras dan istiqomah Dewi Melinda warga Desa Berancah, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis dalam mengolah biji getah atau buah karet, kini buah yang selama ini terbuang begitu menjadi panganan unggulan Negeri Junjungan.

Terbukti di awal tahun 2021 ini, sejumlah produk panganan berbahan baku dari biji getah, masuk dalam sepuluh daftar produk top brand atau produk unggulan Kabupaten Bengkalis. Senarai ini berdasarkan hasil dari Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (Diskop UMKM). Tak hanya itu, karya Dewi Melinda ini juga telah mendapat hak paten dari instansi terkait.

Alhamdulillah, ini tentu tak lepas dari dukungan dan dorongan dari keluarga dan masyarakat serta berbagai pihak,” ungkap Dewi Melinda, Sabtu (23/1/2021).

Informasi mengenai panganan biji getah masuk senarai produk top brand ini, diterima dari Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi UMKM Bengkalis. Untuk memastikan produk biji getah, Plt Kadis datang langsung ke rumahnya untuk menyaksikan langsung dari dekat bagaimana terus mengolah biji getah

Sepuluh produk yang masuk top brand atau produk unggulan di Kabupaten Bengkalis adalah keripik biji getah, biskuit biji getah, brownis biji getah, bolu biji getah, stik biji getah, biskuit gadung dan keripik gadung.

Setelah mendapatkan hak paten dan ditetapkan sebagai produk top brand, semakin memicu dirinya untuk berinovasi membuat variasi panganan lain berbahan baku biji getah ini.

Keteguhan hati Dewi mengolah produk biji getah ini, ternyata makin mengundang berbagai instansi terkait, seperti mendapatakan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Bahkan mendapat sertifikat penghargan Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

“Penghargaan tersebut diberikan karena kami dinilai mengharumkan nama Bengkalis dan provinsi Riau ke tingkat Nasional sebagai Duta UMKM Brilian,” ujar Dewi.

Saat menjadi Duta UMKM Brilian, produk biji getah satu satu nya dari Kabupaten Bengkalis yang lolos ke tingkat nasional.

Mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19, Dewi bersama sang ibu tidak bisa bertemu langsung dengan Presiden Joko Widodo ke Jakarta, melainkan hanya melalui virtual.

Meskipun hanya melalui sambungan virtual, nama saat itu kata Dewi, Presiden RI menyapa dirinya dan menyatakan apresiasi terhadap produk inovasi pangan lokal unggulan dari Kabupaten Bengkalis dan provinsi Riau.

Tak hanya itu, Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga tahun merekomendasikan Dewi Melinda menjadi Duta Pemuda Pelopor dari Kabupaten Bengkalis untuk level Provinsi Riau.

Selama ini dalam mengolah biji getah, Dewi dibantu sang ibu bernama Iis Sugiarti. Dalam hal pemasaran mendapat dukungan penuh dari pemerintahan desa maupun masyarakat, terutama dalam hal promosi. Tak ketinggalan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pihak Bank BRI Selatbaru dan Bengkalis  yang telah memfasilitasi keikutsertaannya pada ajang Brillian UMKM.***