PEKANBARU - Pemerintah Kota Pekanbaru terus menggesa pembenahan infrastruktur publik di berbagai wilayah. Setelah merampungkan pelapisan ulang aspal atau overlay, perbaikan Jalan Rambutan di Kecamatan Marpoyan Damai kini memasuki tahap pengecoran beton pada area bahu jalan. Pemeliharaan akses transportasi ini merupakan bagian dari komitmen peningkatan layanan publik di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekanbaru Edward Riansyah menyampaikan, jalur tersebut merupakan rute alternatif yang padat dilintasi masyarakat. Jalan ini beroperasi sebagai penghubung utama bagi pengendara dari arah Panam menuju Jalan Arifin Ahmad maupun arah sebaliknya, sehingga kelancaran permukaannya sangat krusial bagi mobilitas ekonomi warga.
Sebelum proses pengecoran bahu jalan dieksekusi oleh pekerja di lapangan, instansinya diwajibkan untuk melaksanakan pengujian mutu beton. Langkah teknis ini diambil guna memastikan material yang digunakan telah memenuhi standar kelayakan konstruksi.
"Kualitas pekerjaan menjadi prioritas utama. Karena itu, setiap material, termasuk mutu beton, harus melalui proses pengujian sebelum digunakan," tegasnya pada Kamis (9/7/2026).
Setelah perbaikan di ruas tersebut tuntas, Edward menuturkan bahwa agenda perbaikan jalan tidak akan berhenti. Pihaknya sudah menjadwalkan perbaikan ruas jalan lain yang berada di kecamatan yang sama untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas harian masyarakat.
"Dalam waktu dekat, kami juga akan melaksanakan overlay di Jalan Melati–Irkab, Kecamatan Marpoyan Damai," urainya.
Mengingat pengerjaan di Jalan Rambutan memakan sebagian badan jalan, pria yang akrab disapa Edu ini mengingatkan adanya potensi kepadatan arus kendaraan. Ia meminta pengertian dari para pengguna jalan serta menyarankan pengendara untuk menghindari titik pengerjaan sementara waktu guna mencegah kemacetan panjang.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pekerjaan. Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan jalur alternatif saat melintasi kawasan Jalan Rambutan, khususnya pada jam-jam padat lalu lintas," pungkasnya.***


