SELATPANJANG, GORIAU.COM - Bupati Kepulauan Meranti Drs Irwan MSi mengatakan bahwa nilai saat mengikuti Ujian Nasional tidak bisa dijadikan ukuran apakah anak itu pintar atau tidak. Sebab, buktinya ketika Meranti mengirim anak-anak yang nilai saat UN pas-pasan, mampu mendapatkan IP terbaik di beberapa universitas luar.
Demikian disampaikan Bupati Kepulauan Meranti usai mengunjungi sekolah ketika memantau pelaksanaan UN di Kabupaten termuda se Riau itu.
"Nilai saat UN itu relatif, bisa saja sehari-hari nilai mereka bagus tapi pas UN nilai kurang bagus, banyak faktor mempengarui. Buktinya mereka yang nilainya kurang bagus saat UN bisa dapat IP 4" kata Irwan kepada sejumlah wartawan ketika ditemui di SMA N 2 Selatpanjang, Senin (14/4/2014) pagi.
Kata Irwan lagi, sebenarnya kualitas siswa itu yang paling penting diperbaiki. Untuk memperbaiki itu pula, pembangunan fasilitas pendidikan di sekolah-sekolah Meranti yang terlebih dahulu harus dibangun.
"Kalau mereka nyaman saat belajar, pasti kualitas nya lebih tinggi. Makanya kita tekankan fasilitas pendidikan itulah yang pertama harus ditingkatkan," ujar Irwan lagi.
Namun dari sisi penyelenggaraan, tahun ini kata Irwan penyelenggaraan UN di Meranti sudah lebih baik.
"Sudah banyak peningkatan," tambah Irwan.
Sementara itu, untuk tahun 2014 ini ada sebanyak 2.678 orang siswa yang ikut UN. Dengan rincian SMA sebanyak 19 sekolah negeri dan swasta, dengan total siswa 1.747 orang. SMK negeri dan swasta ada 5 sekolah total siswa 4.56 dan MA sebanyak 15 sekolah dengan total siswa 476 orang. Sedangkan untuk Paket C, UN dilaksanakan pada sore hari. Untuk paket C ini ada sekitar 445 orang.
Kemudian terkait antisipasi sms jawaban UN yang banyak beredar, Bakhtiar mengaku sudah memberitahu ke semua sekolah agar jangan percaya dengan sms yang tidak bertanggungjawab.
"Kita himbau semuanya jangan pernah percaya pada sms yang mengirim jawaban UN, percayalah pada diri sendiri," kata Bakhtiar pula.(zal)


