PEKANBARU - Warga di sebagian wilayah Provinsi Riau diminta bersiaga menghadapi potensi cuaca ekstrem. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi adanya ancaman hujan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada Senin (10/8/2026) sore hingga dini hari.
Prakiraan cuaca awal pekan ini menunjukkan dinamika atmosfer yang fluktuatif. Pada pagi hari, udara di wilayah pesisir maupun daratan Riau terpantau kabur hingga cerah berawan, dan bertahan hingga siang hari sebelum formasi awan hujan mulai berkumpul.
Peringatan Dini dan Wilayah Terdampak
Forecaster On Duty BMKG, Bella R. Adelia merinci bahwa perubahan cuaca akan mulai terasa menjelang sore. Hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan turun membasahi sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar, Bengkalis, Siak, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai.
"Potensi hujan ini masih akan berlanjut hingga dini hari, terutama di sebagian wilayah Rokan Hilir, Bengkalis, Kepulauan Meranti, dan Kota Dumai," urainya.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diminta meningkatkan kewaspadaan, mengingat BMKG juga telah mengeluarkan status peringatan dini. Cuaca berpotensi memburuk menjadi hujan lebat disertai petir dan angin kencang khusus untuk wilayah Rokan Hilir, Rokan Hulu, Bengkalis, dan Kota Dumai pada sore, malam, hingga menjelang pagi.
Kondisi Suhu dan Gelombang Laut
Di samping potensi curah hujan yang tinggi, hawa panas juga masih membayangi wilayah Riau pada siang hari. Suhu udara diprakirakan menyentuh angka maksimal 34 derajat Celsius, dengan suhu terendah berada di kisaran 23 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara tercatat cukup tinggi, yakni antara 50 hingga 99 persen.
Pergerakan angin bertiup dari arah tenggara menuju barat daya dengan kecepatan berkisar antara 10 hingga 30 kilometer per jam.
"Sementara itu, tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5 hingga 1,25 meter atau masih masuk dalam kategori rendah," tutupnya. ***


