JAKARTA - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengutarakan keinginannya menjadi Ketua Umum PSSI. Niatan ini disampaikan usai Edy Rahmayadi menyatakan mundur dari Ketum PSSI dalam kongres di Bali pekan lalu.

Wasekjen PKB Daniel Johan bercerita dunia sepakbola bukan sesuatu yang asing bagi Cak Imin, sapaan Muhaimin. Sejak kecil, kata Daniel, Cak Imin sudah akrab dengan si 'kulit bundar'.

"Cak Imin sejak kecil memang sangat suka bermain bola kok," kata Daniel saat dihubungi merdeka.com, Rabu (23/1).

Dari zaman di pesantren dulu, Cak Imin sudah bermain bola setiap hari. Salah satu teman main bola Cak Imin adalah mantan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Ads
Di pesantren, lanjut Daniel, sepakbola sangat populer dan menjadi olahraga sehari-hari bagi para santri.

"Hampir setiap hari Cak Imin bermain bola. Salah satu rekan satu timnya bermain bola adalah Saifullah Yusuf," ujar Daniel.

Salah satu persyaratan calon Ketum PSSI yakni harus atau telah aktif dalam sepak bola sekurang-kurangnya selama lima tahun. Daniel menuturkan pihaknya mempelajari persyaratan-persyaratan calon Ketum PSSI.

Meski demikian, PKB siap mengikuti aturan dan mekanisme yang berlaku terkait pencalonan Cak Imin. "Persyaratan kita serahkan kepada mekasnisme dan suara stakeholder," tutup Daniel.

Sebelumnya, niat Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) jadi orang nomor satu di PSSI disambut positif koleganya di partai. Cak Imin dinilai cocok menggantikan Edy Rahmayadi yang mundur dari Ketum PSSI dalam kongres di Bali pekan lalu.

Ketua DPP PKB Marwan Jafar mengaku mendukung penuh langkah Cak Imin dapat berkuasa di lembaga tertinggi sepakbola Indonesia itu. Dia akan mendukung total niatan sang mantan Menakertrans era SBY itu.

"Cocok sekali, saya siap bantu total," kata Marwan.***